peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Mobile Blog


manan.kurosaki.peperonity.com.peperonity.net

Kurang Kerjaan 3: Nyari Kerjaan

26.03.2010 21:41 EDT
Makasih banget buat yang klik halaman ini. Makasih banget juga buat Mss. Dhytania atas kritik dan sarannya yang sangat bermanfaat.

.
.
.
.
.
.
.

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Kurang Kerjaan by. Manan

.
.
.
.
.
.
.

Minggu pagi diteras markas Akatsuki, tampaklah tiga orang pria yang sedang duduk duduk dengan mengenakan sarung sambil masang tampang 'minta sumbangan'. Mereka adalah Pein, Itachi, dan Hidan.

"Gimana nih?" tanya Pein ke kedua orang temannya. Memecahkan kesunyian pagi dan keheningan diantara mereka. (Duh, bahasanya)

"Gimana apanya?" tanya Itachi balik dengan tampang kebingungan sambil garuk garuk ketek.

"Jubah kebesaran kita. Kan udah kita gadai ke pegadaian buat bayar listrik dimarkas ini" jawab Pein sedih.

"Ga keren, kan. Masa kita nyerang ke konoha pake sarung gini" lanjut Pein.

Itachi dan Hidan ngangguk ngangguk sedih.

"Senpai senpai sekalian, sarapan sudah siap. Kata Konan-san, senpai senpai sekalian sebaiknya cepat masuk, ga enak diliat sama warga. Takutnya nanti Akatsuki digosipkan melihara anak monyet" kata Tobi yang tiba tiba ada diantara mereka dengan mengenakan baju yang ada gambar Dora the explorer nya dengan tampang polos.

Pein, Itachi, dan Hidan cuma ngangguk pasrah diibaratkan anak monyet. Biasanya mereka langsung ngamuk kalo dicela, berhubung mereka lagi sedih jadi malas ngamuknya.

.
.
.
.
.
.
.

"Mana nih yang lain?" tanya Pein, saat ini mereka sedang duduk manis didepan meja makan.

"Kisame lagi kasih makan ikan dilaut, Zetsu lagi nyiram tanaman" jawab Konan.

"HAH!? KASIH MAKAN IKAN DILAUT!? LAGI KRISIS GINI MALAH REPOT REPOT KASIH MAKAN IKAN!!" Pein ngamuk ngamuk ngeberantakin meja makan.

"EH LEADER!! KIRA KIRA DONG!! ITU MAKANAN KENAPA DI BERANTAKIN!!" Itachi nyembur nyembur. Mungkin pengaruh cuaca. (?)

"HADOH!! DEWA JADI JADIAN!! ITU MAKANAN STOK TERAKHIRNYA KITA!!" Konan nimpukin ceret, gelas, piring, kulkas, tv, panci, kompor, tabung LPG, open, AC, sofa, springbed, rice cooker, dispenser, dan barang barang mahal lainnya ke Pein.

Itachi, Hidan, Tobi, Kakuzu, Sasori, dan Deidara sweatdropped bareng sambil nganga nonton adegan penghancuran dimarkas Akatsuki.

"PEIN!! MULAI HARI INI JUGA KAMU HARUS CARI KERJAAN DI KONOHA BUAT NGERENOVASI MARKAS KITA!! KALAU TIDAK!! KAMU TAK AKAN AKU KASIH JATAH LAGI!!" Konan nampar nampar muka Pein pake kaki kanannya Tobi. (?)
Kasian banget ea si Pain, tapi begitulah resiko jadi suaminya si Konan.

.
.
.
.
.
.
.

Di skip langsung ke cerita berikutnya, pas Pein CS didalam angkot tujuan Amegakure ke Konohagakure. Tinggallah Konan sendiri di markas Akatsuki.

.
.

Di dalam angkot.

"SAUDARA SAUDARA SEBANGSA DAN SETANAH AIR, PERKENANKANLAH KAMI, AKATSUKI, UNTUK MENYUMBANGKAN SEBUAH LAGU DENGAN SESUMBANG SUMBANGNYA" teriak Pein dengan PD-nya didepan para penumpang ankot. Akatsuki member langsung senyum senyum mematikan. (?)

"Ada yang mau request lagu?" tanya Pein ke para penumpang. Semua menggeleng.

"Baiklah, mungkin kalian sangat grogi untuk merequest lagu ke saya. Satu buah lagu untuk kalian semua, Aqua Times.... Cubit cubitan!!"
Akatsuki member tepuk tangan.

BRUGHT!! Akatsuki member pun langsung dibuang keluar angkot.

"LEADER!! MASA AKATSUKI KE KONOHA JALAN KAKI, GENGSI!!" Itachi nepuk nepuk jidat pake sendalnya. (?)
Anggota Akatsuki yang lain cuma bengong dan pasrah melihat angkot yang melaju meninggalkan mereka.

"kira kira kekonoha nya berapa KM lagi?" tanya Pein ke seluruh anggotanya (minus Konan).

"Sekitar 10 KM-an lah" jawab Kakuzu sok tau.

"Mumpung masih pagi, ayo kita jalan kaki, jangan buang buang batu!!" ajak Pein bersemangat. Saat itu waktu masih menunjukkan pukul 07 pagi.

"Leader, yang benar itu jangan buang buang waktu" bisik Itachi membenarkan.

"Salah sedikit ga papa" kata Pein.

Akatsuki melangkah dengan begitu semangatnya. Diperjalanan menuju ke konoha gakure mereka menyanyikan banyak lagu. Banyak. Saking banyaknya, author sampai males ngetik. Mungkin pengaruh cuaca. (?)

4 jam kemudian.

"Leader, masih jauh kah?" tanya Sasori sambil melata dengan mulut penuh busa. Pein ngangguk.
Saat ini mereka semua sedang melata dengan mulut penuh busa.
Pein, Tobi, dan Itachi sedang mengalami fatamorgana.

"Konan sayang, aku haus" kata Pein sambil membuka kancing baju Sasori.

"Tn. Krab, boleh aku gigit sedikit krebipeti mu?" Tobi menggigit sepatu Kakuzu.

"Ponds, ponds. Aku mau makan ponds" Itachi gigit gigit sendal jepitnya. (?)

KRIIIING!! Klakson kereta api berhasil membuyarkan ilusi mereka. (?)
Sasori cuma pasang senyum kecewa pas Pein sadar.
Tanpa banyak bla bla bla lagi, mereka semua langsung masuk kedalam kereta api. Didalam kereta api mereka langsung tidur dengan lelapnya. Mungkin pengaruh cuaca. (?)

.
.
.
.
.
.
.

Diruang tamu markas Akatsuki, tampaklah Konan dan Anko sedang dugem dengan menggunakan pakaian yang minim.

"NEECHAN!! KITA BREAK DULU YA!! GW UDAH PUYENG BANGET NIH, 3 JAM GELENG GELENG GA BERMANFAAT!!" teriak Anko pake toa ditelinganya Konan.

"IYA NIH, SAMA, LEHER GW JUGA UDAH KRAM GARA GARA NGANGGUK NGANGGUK GA JELAS!!" Konan menekan tombol stop di Mp3 nya.

"Ah" Anko merebahkan dirinya disofa. Konan melangkah mendekati Anko lalu menindihnya.

"Neechan" desah Anko kaget.
Konan mendekatkan wajahnya ke wajah manis Anko lalu menciumnya.
Dengan segera para fudanshi Indonesia dan wartawan gosip memenuhi ruangan tersebut dengan membawa kamera dan handycam untuk merekam adegan belum lulus sensor tersebut.

"WOI!! KELUAR LU SEMUA DARI FIC INI!! GERAH GW!!" amuk Konan dengan suara ngebass. Para fudanshi Indonesia dan wartawan gosip langsung ngacir keluar dari markas Akatsuki.
Manan (Author) langsung menyelamatkan diri dari amukan konan. Mungkin pengaruh cuaca. (?)

.
.
.
.
.
.
.

"Mas, mas, tiketnya" seorang petugas di K.A yang ditumpangi Akatsuki menepuk nepuk pundak Itachi bermaksud membangunkan Itachi dari tidurnya untuk meminta tiket Itachi.

"HN? TIKET? MANA MANA? GW MAU MINTA TANDA TANGAN SAMA TIKET!!" Itachi bangun langsung heboh sendiri. Seluruh penumpang di K.A tersebut langsung sweatdropped.

"Mas, tiket K.A nya mana?" tanya petugas yang sudah sejak 2 jam yang lalu membangunkan Itachi untuk meminta tiketnya.
Itachi bengong.
(SOUND FX: SUARA JANGKRIK)

.
.

BRUGHT!!
Akatsuki member pun langsung dibuang keluar K.A. Mereka cuma bengong dan pasrah melihat K.A yang melaju meninggalkan mereka.

"Kira kira ke konohanya berapa KM lagi?" tanya Pein keanggotanya dengan tampang penuh kedukaan. (?)

"Kayaknya kita udah sampai deh, un" jawab Deidara.

Mereka semua berbalik kea rah Deidara, terpampang disebuah papan yang berada disamping kanan Deidara yang bertuliskan:

SELAMAT DATANG DI KONOHAGAKURE

.
.
.
.
.
.
.

Setting: sore hari

"Hinata-chan, kamu kok bisa ada disini?" tanya Naruto ke Hinata yang sedang memainkan jari telunjuknya.

"Naruto-kun... A.. Aku..." pipi Hinata memerah. Saat ini mereka berdua sedang berada diatas pohon belimbing dihalaman perumahan keluarga Hyuuga. Mereka berdua sedang memandangi keindahan alam sore hari. Rencananya mau menyaksikan terbenamnya matahari.

"Bukannya bidadari cuma ada dikayangan, ya" Naruto mencium pipi Hinata. Hinata langsung pingsan dan jatuh dari atas pohon belimbing. Bukannya nolongin, Naruto malah ngakak ngetawain kekasihnya yang jatuh.

"DOBE!! KESINI!!" teriak Sasuke ke Naruto dari kejauhan. Naruto turun dari atas pohon belimbing.

"KAGE BUNSHIN NO JUTSU!!" Naruto mengeluarkan satu bayangan untuk mengantarkan pulang Hinata yang pingsan ke rumahnya. Sedangkan Naruto berlari kea rah Sasuke yang tengah berdiri dijalan bersama 9 orang anggota Akatsuki.

"Akatsuki, kan?" tanya Naruto ke Sasuke untuk memastikan dugaannya itu benar. Sasuke mengangguk.

"Kok kalian pake baju rombeng? Biasanya kan selalu pake seragam pembagian itu?"
Naruto berkeliling memperhatikan anggota Akatsuki yang berpenampilan 'gembel abis'.

Pein menceritakan semuanya, penyebab mengapa mereka bisa datang ke konoha dengan pakaian yang seperti itu.

"KAGE BUNSHIN NO JUTSU!!" Naruto mengeluarkan satu bayangan untuk mengantarkan pulang Hinata yang pingsan ke rumahnya. Sedangkan Naruto berlari kea rah Sasuke yang tengah berdiri dijalan bersama 9 orang anggota Akatsuki.

"Akatsuki, kan?" tanya Naruto ke Sasuke untuk memastikan dugaannya itu benar. Sasuke mengangguk.

"Kok kalian pake baju rombeng? Biasanya kan selalu pake seragam pembagian itu?"
Naruto berkeliling memperhatikan anggota Akatsuki yang berpenampilan 'gembel abis'.

Pein menceritakan semuanya, penyebab mengapa mereka bisa datang ke konoha dengan pakaian yang seperti itu.

"Menyedihkan. Mungkin untuk sementara waktu ini kalian bisa nginap dikolong rumah gw sampai dapat kerjaan" tawar Naruto.

"Dobe. Kira kira dong. Masa my kakak lu tawarin tinggal dikolong rumah" Sasuke tak terima.

"Hm, gini aja. Kita laporan dulu ke ketua RT. Nanti masalah tempat tinggal biar ketua RT yang ngurus" usul Pein. Semua meng-iya-kan usul Pein.

-KONTINYU-

.
.
.

A/N: Sampai jumpa di fic 'Kurang Kerjaan' berikutnya. ^^

Mohammad Manan
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.