peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Mobile Blog


hadiah ayah
radul.peperonity.net

hadiah sang ayah

15.06.2011 10:12 EDT
Seorang pemuda sebentar lagi akan di wisuda, sebentarlagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir jerihpayahnya selama beberapa tahun di bangkupendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuahshowroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobilsport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan diaselalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pastiakan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena diaanak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya,sehinggadia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu.Diapun berangan-angan mengendarai mobil itu,bersenangsenangdengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itudia ceritakan ke teman-temannya. Saatnya pun tiba, siang itu,setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya.Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karenaterharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya,dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia punmengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci! Denganhati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dandengansangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu iamenemukan sebuah Alquran yang bersampulkan kulit asli, dikulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas.Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi diaberteriak,“Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya,dengansemua uang ayah, ayah belikan Alquran ini untukku?”Lalu dia membanting Alquran itu dan lari meninggalkanayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur,dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadirsaat itu.Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorangyang sukses. Dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang diaberhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyairumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantikdan anak-anak yang cerdas.Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejakhari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernahmenghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemuanaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya padaanak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemudengansang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hariwisudanya,dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaanyang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dansebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanyakepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadapJaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untukmengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkahmasukke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih,mengingat semua kenangan semasa dia tinggal disitu. Diamerasa sangat menyesal telah bersikap jelek terhadap ayahnya.Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari dimatanya, dia menelusuri semua barang di rumah itu. Dan ketikadia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Alquran itu,masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahunyang lalu.Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagianbelakang Alquran itu. Dia memungutnya.. sebuah kunci mobil!Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, samadengandealer mobil sport yang dulu dia idamkan! Dia membukahalaman terakhir Alquran itu, dan menemukan di situ terselipSTNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. Dansebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat seharisebelum hari wisuda itu.Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuahmobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipunmobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuhbertahuntahun,dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yangdia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru diamenghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam.Bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jokmobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, fotoayahnya, sedang tersenyum bangga. Mendadak dia menjadilemas, lalu terduduk disamping mobil itu, air matanya tidakterhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yangtak mungkin diobati...***


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.