peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Mobile Blog


bored - Comics/Fantasy/Anime
radul.peperonity.net

arti kesibukan

15.06.2011 10:48 EDT
Suatu hari, seorang ahli ‘Managemen Waktu’ berbicaradi depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan iamemakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudahdilupakan oleh para siswanya. Ketika dia berdiri dihadapansiswanya dia berkata,“Baiklah, sekarang waktunya kuis.“Kemudiandia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukuplebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia jugamengeluarkansekitar selusin batu berukuran segenggam tangan danmeletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam toples.Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidakada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya,“Apakah toples ini sudah penuh?” Semua siswanya serentakmenjawab, “Sudah!” Kemudian dia berkata, “Benarkah?” Dia lalumeraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu diamemasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikitmengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapattempat di antara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanyakepada siswanya sekali lagi,“Apakah toples ini sudahpenuh?”Kaliini para siswanya hanya tertegun. “Mungkin belum!”, salah satudari siswanya menjawab. “Bagus!” jawabnya.Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkansekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalamtoples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhiruangruangkosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi diabertanya,“Apakah toples ini sudah penuh?” “Belum!” serentakparasiswanya menjawab. Sekali lagi dia berkata, “Bagus!” Lalu iamengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalamtoples, sampai toples itu terisi penuh hingga keujung atas. Lalusi Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada parasiswanyadan bertanya,“Apakah maksud dari ilustrasi ini?” Seorangsiswanya yg antusiaslangsung menjawab, “Maksudnya,betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamumasihdapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya!” “Bukan!”, jawab siahli, “Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi inimengajarkankita bahwa JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALIKAMUMASUKKAN,MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPATMEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLESTERSEBUT.”Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu,suami/ istrimu, orang-orang yg kamu sayangi,persahabatanmu,kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggappalingberharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkanbatu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidakakanpernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamumendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu,makakamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil,kamutidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar danberharga dalam hidupmu.


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.