peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Mobile Blog


pelukan
radul.peperonity.net

pelukan

16.06.2011 02:12 EDT
Suatu hari di gua Hira, Muhammad SAW tengahber’uzlah, beribadah kepada Rabbnya. Telah sekianhari ia lalui dalam rintihan, dalam doa, dalam puja danharap pada Dia Yang Menciptanya. Tiba-tiba muncullah sesosokmakhluk dalam ujud sesosok laki-laki.“Iqra!” katanya.Muhammad SAW menjawab, “Aku tidak dapat membaca!”Lakilakiitu merengkuh Muhammad ke dalam pelukannya, kemudianmengulang kembali perintah“Iqra!” Muhammad memberikanjawaban yang sama dan peristiwa serupa pun terulang hinggatiga kali. Setelah itu, Muhammad dapat membaca kata-kata yangdiajarkan lelaki itu. Di kemudian hari, kata-kata itu menjadiwahyu pertama yang yang diturunkan Allah kepadaMuhammadmelalui Jibril, sang makhluk bersosok laki-laki yang menemuiMuhammad di gua Hira.Sepulang dari gua Hira, Muhammad mencari Khadijah isterinyadan berkata,“Selimuti aku, selimuti aku!”. Ia gemetar ketakutan,dan saat itu, yang paling diinginkannya hanya satu, kehangatan,ketenangan dan kepercayaan dari orang yang dicintainya.Belahan jiwanya. Isterinya. Maka Khadijah pun menyelimutinya,memeluknya dan mendengarkan curahan hatinya. Kemudiania menenangkannya dan meyakinkannya bahwa apa yangdialami Muhammad bukanlah sesuatu yang menakutkan,namun amanah yang akan sanggup ia jalankan.Dalam sebuah pelatihan manajemen kepribadian. Parainstruktur yang juga para psikolog tengah mengajarkanberbagai terapi penyembuhan permasalahan kejiwaan. Darisemua terapi yang diberikan, selalu diakhiri dengan pelukan,baik antar sesama peserta maupun oleh instrukturnya. Namundemikian, mereka mempersilakan peserta yang tidak bersediamelakukan pelukan dengan lawan jenis untuk memilih partnerpelukannya dengan yang sejenis. Yang penting tetap berupaterapi pelukan. Menurut mereka, pelukan adalah sebuah terapipaling mujarab hampir dari semua penyakit kejiwaan danemosi.Pelukan akan memberikan perasaan nyaman dan aman bagipelakunya.Pelukan akan menyalurkan energi ketenangan dan kedamaiandari yang memeluk kepada yang dipeluk. Pelukan akanmengendorkan urat syaraf yang tegang. Hal ini juga dibenarkandari hasil penelitian bahwa, kita butuh empat kali pelukan perhari untuk bertahan hidup, delapan supaya tetap sehat, dan duabelas kali untuk pertumbuhan. Jika ingin terus tumbuh, kitabutuh dua belas pelukan per hari. Pelukan berkhasiatmenyehatkan tubuh. Pelukan merangsang kekebalan tubuh kita.Pelukan membuat kita merasa istimewa. Pelukan memanjakansifat kekanak-kanakan yang ada dalam diri kita. Pelukanmembuat kita lebih merasa akrab dengan keluarga dan teman-teman.Riset membuktikan bahwa pelukan dapat menyembuhkanmasalah fisik dan emosional yang dihadapi manusia di zamanserba stainless steel dan wireless ini. Bukan hanya itu saja, paraahli mengemukakan bahwa pelukan bisa membuat kita panjangumur, melindungi dari penyakit, mengatasi stress dan depresi,mempererat hubungan keluarga dan membantu tidur nyenyak.(The Aladdin Factor, Jack Canfield & Mark Victor Hansen.”)Helen Colton, penulis buku The Joy of Touching jugamenemukan bahwa ketika seseorang disentuh, hemoglobindalam darah meningkat hingga suplai oksigen ke jantung danotak lebih lancar, badan menjadi lebih sehat dan mempercepatproses penyembuhan. Maka bisa dikatakan bahwa pelukan bisamenyembuhkan penyakit“hati” dan merangsang hasrat hidupseseorang. Berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan olehjurnal Psychosomatic Medicine, pelukan hangat dapatmelepaskan oxytocin, hormon yang berhubungan denganperasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan menekanhormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh.Hasil hasil penelitian tersebut, memberikan keterangan ilmiahatas kecenderungan dalam diri setiap manusia untukmendapatkan ketenangan dan kehangatan melalui pelukan.Penelitan tersebut memberikan fakta ilmiah atas besarnyaenergi yang dapat disalurkan melalui pelukan.***Sayangnya, banyak dari kita dibesarkan dalam rumah yang didalamnya pelukan adalah sesuatu yang tidak lazim, dan kitamungkin merasa tidak nyaman minta dipeluk dan memeluk.Kita mungkin pernah digoda sebagai“si anak manja” jika seringmemeluk atau dipeluk Ayah, Ibu atau saudara kandung kita. Danjadilah kita atau remaja-remaja kita saat ini, tumbuh dengankekurangan energi pelukan.Bisa jadi, kekurangan energi pelukan ini adalah termasuk salahsatu faktor yang menyebabkan maraknya kasus ketidakstabilanemosi manusia seperti yang terjadi belakangan ini: tingginyaangka kriminalitas dan narkoba pada golongan anak dan remaja,kesurupan di berbagai sekolah dan sebagainya.Dan bisa jadi, sesungguhnya solusi untuk mengurangi berbagaipermasalahan itu sebenarnya sederhana saja: Pemberianpelukan kasih sayang yang banyak kepada anak-anak dari orangtuanya. Bukankah Rasulullah sangat gemar memeluk isteri,anak,cucu, dan bahkan anak-anak kecil di lingkungannya denganpelukan kasih sayang? Bahkan pernah ada satu kisah ketikaRasulullah mencium dan memeluk cucunya, seorang sahabatmenyatakan bahwa hingga ia punya 10 orang anak, tak satupunyang pernah ia curahi dengan peluk cium.Rasulullah saat itu berkomentar,“Sungguh orang yang tidakmaumenyayang (sesamanya), maka dia tidak akandisayang.” (riwayatAl-Bukhari)***So mulai sekarang, jangan ragu untuk memeluk ataupun mintadipeluk. Apa yang kita perlukan saat kita marah, sedih ataupunkecewa adalah sebuah pelukan, pelukan sayang dari suami,orang tua atau orang yang kita kasihi.Pelukan itu dapatmenenangkan, membuat kita merasa nyaman dan disayang.Begitu juga setelah adanya perang mulut atau berantem antarasuami istri? Saling memeluklah. Karenan pelukan itu akanmenurunkan emosi dan menenangkan hati. Pelukan itu akanmerekatkan kembali ikatan cinta antara suami istri setelah lukadan kecewa yang sempat tertoreh. Pelukan itu, akan membuatkehidupan rumah tangga menjadi makin mesra.Segala sedih, segala marah, segala kecewa, dan segala bebanhilang oleh kehangatan pelukan. Selanjutnya jadikanlah pelukansebagai suatu kebiasaan dalam menjalani hari-hari. Hal pertamayang saya inginkan ketika tiba di rumah sepulang dari kantoratau dari bepergian adalah memeluk istri. Memeluknya erat-erat.Itu saja. Tak Lebih. Hal pertama yang saya inginkan ketikasaya bangun dari tidur adalah memeluk dan dipeluk istri saya.Memeluknya kuat-kuat. Itu saja. Bukan yang lainnya.Jika kami bangun pada jeda waktu yang tak sama, maka‘utang’kebiasaan itu dilakukan setelah shalat lail atau shalat subuh. Jikakami tidur di kamar yang berbeda, biasanya jelang subuh atauhabis shubuh, salah satu dari kami akan menyusul yanglainnya.Hanya untuk satu hal saja: memeluk dan dipeluk.Saat malam menjelang tidur, kami terbiasa tiduran dan salingmemeluk, berlama-lama sambil berbincang tentang aktifitaskami seharian. Ada kata-kata yang minimal tiga kali sehari sayaucapkan kepada istri saya,“I Love U” dan “Minta peluk!”Rasanya ada yang kurang jika kekurangan pelukan dalam sehari.Pelukan memberiku rasa aman dan nyaman. Pelukan, sayarasakan memberikan kehangatan yang tak tergantikan olehapapun. Berani mencoba?


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.