peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Mobile Blog


radul.peperonity.net

Nilai diri kita

22.06.2011 08:10 EDT
Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Didekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyikbermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalumenghampiri mereka, dan berkata:“Siapa diantara kalian yang mau uang Rp. 100.000!!” Semuaanak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangansambil memasang muka manis penuh senyum dan harap.Kakek lalu berkata,“Kakek akan memberikan uang ini, setelahkalian semua melihat ini dulu.”Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh.Diremasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya“Siapa yang masih mau dengan uang lusuh ini?” Anak-anak itutetap bersemangat mengacungkan tangan.“Tapi,, kalau kakek injak bagaimana? “. Lalu, kakek itumenjatuhkan uang itu ke pasir dan menginjaknya dengansepatu. Dipijak dan ditekannya dengan keras uang itu hinggakotor. Beberapa saat, Ia lalu mengambil kembali uang itu. Dankakek kembali bertanya:“Siapa yang masih mau uang ini?”Tetap saja. Anak-anak itu mengacungkan jari mereka. Bahkanhingga mengundang perhatian setiap orang. Kini hampir semuayang ada di taman itu mengacungkan tangan.***Sahabat, cerita di atas sangatlah sederhana. Namun kita dapatbelajar sesuatu yang sangat berharga dari cerita itu. Apapunyang dilakukan oleh si Kakek, semua anak akan tetapmenginginkan uang itu, Kenapa? karena tindakan kakek itu takakan mengurangi nilai dari uang yang di hadiahkan. Uang itutetap berharga Rp. 100.000,-Sahabat, seringkali, dalam hidup ini, kita merasa lusuh, kotor,tertekan, tidak berarti, terinjak, tak kuasa atas apa yang terjadipada sekeliling kita, atas segala keputusan yang telah kita ambil,kita merasa rapuh. Kita juga kerap mengeluh atas semua ujianyang di berikan-Nya. Kita seringkali merasa tak berguna, takberharga di mata orang lain. Kita merasa disepelekan, diacuhkandan tak dipedulikan oleh keluarga, teman, bahkan olehlingkungan kita.Namun, percayalah, apapun yang terjadi, atau bakal terjadi, kitatak akan pernah kehilangan nilai kita di mata Allah. Bagi-Nya,lusuh, kotor, tertekan, ternoda, selalu ada saat untuk ampunandan maaf.Kita tetap tak ternilai di mata Allah.Nilai dari diri kita, tidak timbul dari apa yang kita sandang, ataudari apa yang kita dapat. Nilai diri kita, akan dinilai dari akhlak danperangai kita. Tingkah laku kita. seberapapun kita diinjak olehketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan, kalau kita tetapkonsisten menjaga sikap kita.Sahabat, akhlak ialah bunga kehidupan kita. Merupakan seberapabernilainya manusia. Dengan akhlak, rasa sayang dan senangakan selalu mengikuti kita, dan merupakan modal hidup.Orang yang tidak mempunyai akhlak, meskipun ia berharta,tidak ada nilainya. Meskipun dia cantik, tapi jika sikapnya burukdan tiada berakhlak, maka kecantikannya tiada berguna baginya.Begitu pula dengan orang yang berpangkat tinggi, tanpa akhlak,dia menjadi orang yang dibenci.


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.