peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Text page


images
c4tcil.peperonity.net

"Keranjang Sampah"

"Keranjang Sampah"

apa boleh buat, sampah telah menyebabkn got menjadi mampet. Dan banjir besar yg melimpah ruah belakangan ini juga salah satunya disebabkn oleh gunungan sampah dimana-mana. Semula kita yakin bahwa suratan takdir sampah adalah dibuang. Namun, membuang sampah sembarangan trbukti tlah membawa akibat yg sangat fatal. Bisa diperkirakan banjir akan menjadi bagian tak trpisahkan dari kehidupan kita bila mengingat bahwa kita semua punya potensi yg besar dlm hal membuang sampah sembarangan.

Itu berarti, suratan takdir sampah sesungguhnya bukanlah dibuang melainkan dilenyapkan.
Masalahnya, melenyapkan sampah bukanlah perkara gampang. Dibutuhkn konsep kreatif dan tepat guna agar cara-cara pelenyapannya tdk menimbulkn masalah baru.

Ditutupnya tempat pembuangan akhir (TPA) Bantargebang menjadi bukti, betapa tdk sederhananya urusan sampah itu. Protes yg muncul terhadap di bukanya TPA yg baru di kampung marunda juga menjadi bukti, bahwa siapapun ogah berurusan dg sampah.

Nah, menjadi terasa wajarlah bila kemudian kepala negara mengaku terus terang bahwa beliau sedang memimpin 'pemerintahan keranjang sampah'.
Meski berbeda konteksnya, keranjang sampah dlm pemerintahan pastilah juga berisi sampah.dan bisa dibayangkan betapa berkali lebih sulit kepala negara melenyapkan sampah yg satu itu jika mengingat bahwa sampah yg di dlm keranjang itu bukanlah sampah jenis organik atau non-organik. Tidak bisa sekedar dgn menimbunnya di dlm tanah, atau mendaur ulang menjadi barang berharga murah; sampah dalam keranjang itu pasti telah membelah diri, persis kanker dan telah menjalar kemana-mana.

Jika secara rutin kita telah akrab dgn banjir-seperti dikatakn pak gubernur ketika menanggapi keresahan warga melihat hujan yg turun tiada henti-maka kepala negara sebenarnya juga sdh akrab dgn banjir akibat sampah dlm keranjang sampah pemerintahannya. Banjir itu adalah kritik dan konflik. Dan seperti halnya konsep tentang pelenyapan sampah betulan, kepala negara juga membutuhkn konsep kreatif dan tepat guna,agar setiap kebijakan yg dibuatnya tidak menimbulkn masalah baru.

Sampah negara, sampah pemerintahan, sampah masyarakat adalah simbol yg mengacu kepada sifat sejatinya sampah. Busuk, bau, menjijikkan, meresahkan, menularkn penyakit, mengundang bermilyar kuman, BIKIN BANJIR.

(^_^)



This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.