peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Text page


images
c4tcil.peperonity.net

"Mengaku & Merasa"


"Mengaku dan Merasa"

saat berbuat bohong, kita menggunakn kata mengaku sebagai alat utk meyakinkn org. Kita mengaku pintar, padahal bodoh. Kita mengaku benar, padahal dusta. Begitu juga jika kita terpaksa menjadi korban kebohongan org lain. Kita dipaksa utk mengakui perbuatan yg sama sekali tdk kita kerjakan. Tdk mengebom, dipaksa mengaku mengebom. Bkn teroris, dipaksa mengaku sebagai teroris. Inilah yg membuat kebohongan menjadi tampak sungguhan.

Tetapi, sejatinya bohong ya bohong, sekalipun dia tampak bagai kebenaran. Ini karena kebohongan tak mampu membuat pelaku nya merasa memiliki alasan yg dipakainya utk meyakinkn org. Jika kita berbohong dgn mengaku pintar, maka kebohongan kita tak pernah sanggup membuat kita merasa pintar. Jika kita berbohong dgn mengaku benar, maka kebohongan kita tak akan pernah mampu membuat kita merasa benar. Sekalipun, sekali lagi, pengakuan itu tampak sungguhan dan membuat org menjadi percaya.

Sebaliknya, jika kita merasa pintar maka kita tak memerlukan kebohongan utk mengaku bodoh, sebab sikap sejati org pintar memang selalu merasa bodoh. Begitupun, jika kita merasa bukan sebagai pelaku terorisme maka kita tak memerlukan pengakuan utk meyakinkn org bahwa kita tdk melakukan tindakan teror, sebab sikap sejati org tak bersalah adalah selalu merasa tenang.

Mengaku dan merasa mmg dua kata yg beririsan secara tajam. Mengaku menyangkut aspek fisik yg terlihat, sedang merasa berkait dgn hakikat isi dan kenyataan. Mengaku bisa dilakukan oleh siapa saja, tetapi tdk dgn merasa. Maka pengakuan yg tdk di ikuti dgn kemerasaan akan membuahkan kebohongan. Dan jika kebohongan telah menjadi satu-satunya logika hidup, maka trend yg akan berlangsung adalah mengaku-ngaku (berjanji palsu,bersumpah palsu,berijasah palsu). Apa yg trjadi jika kepalsuan tlah menjadi trend? Mungkin akan tiba saatnya org tak perlu merasa apa-apa. Cukup mengaku saja. Biar miskin, mengaku saja kaya. Biar bodoh mengaku saja pintar. Apa susah nya???


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.