peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Forgot login details?

For free!
Get started!

Text page


sekscerita4.peperonity.net

Pecahnya perawan artis muda cantik

Alexis Bledel sangat menawan saat memasuki sebuah taxi carteran regularnya, dia bersama seorang pemuda yang beberapa kalangan anggot wanita dari club tsb mengenalnya sebagai pria tampan dan macho berpenis besar.

Sebenarnya Alexis telah sedikit mengenal pria tsb dari member club lainnya. Hanya itu dari mulut kemulut, dan ia tidak berminat untuk menyelidiki pria tersebut.
cerita seru alexis dan aku
Dan sekarang ia berhasil mengajak pria tsb untuk berkencan dengannya. Namanya Jeff.

Ya aku adalah Jeff.
Bagi sebagian wanita yang berumur dari kalangan istri para pengusaha, wanita simpanan dan wanita eksekutif yang merupakan anggota klub “Gilmore Fantasy”, aku dikenal sebagai salah satu dari beberapa pria yang bisa dikatakan Gigolo yang banyak berkeliaran di klub tersebut dan memiliki referensi service yang memuaskan.

Sebenarnya ukuran penisku tidaklah terlalu besar.
Sebagian dari kami terutama yang berkulit hitam (africa-american) memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan panjang dari milikku.
Tapi bagi sebagian wanita, itu relatif…

Kami duduk dibelakang sambil ia memandang lembut tanganku yg mengelus pahanya.
cerita porno
Alexis cukup agresif dengan tindakanku, dan malah menarik tangan ku keselangkangan pahanya hingga menyentuh celana dalamnya.

Alexis termasuk salah satu selebrities yang masih dibilang perawan. Kencan dengan mantan pacarnya hanya sebatas tubuh dan ciuman saja.
cerita panas
Dan ia mengingkan seks pertamanya pada pria yang “perfect” menurut pandangannya.
Well…mungkin aku bisa dibilang beruntung :)
cerita dewas
Aku tidak tinggal diam dgn aksi Alexis, kutarik celana itu sedikit turun sehingga aku merasakan bulu dan bibir halus dari vagina indah itu.
Sang supir yang sudah biasa melihat kelakuan sang artis langganannya (mungkin saja) tidak begitu perduli dengan keadaan kami di belakang.
cerita seru
Aku sibuk mempermainkan bibir vagina dan clitoris-nya sambil mencium bibir Alexis. Memberinya sedikit sentuhan rangsangan dengan menciumi leher dan pundak sang artis.

Alexis mencoba membalas aksi ku dengan membuka retsleting dan kancing celanaku dan segera merogoh penis ku.
Sebenarnya perjalanan dari club ke appartement Alexis tidak jauh…tapi sang sopir sepertinya sudah mengerti dengan kebiasaan sang artis, Jikalau ia tidak memerintahnya “langsung ke condomium”, dan langsung masuk kedalam mobil tanpa menyebutkan alamat yang dituju, maka itu berarti sang artis ingin dibawa berkeliling kota atau mengitari center park kota lebih dahulu sebelum akhirnya memintanya untuk segera ke appartement-nya.
cerita syurr
Udara kota memang terasa sangat dingin…tapi tidak didalam taxi tsb!
Alexis segera membasahi penis ku dari ujung pangkal penis hingga buah zakarku.
Tak ada yang luput dari air liurnya hingga akhirnya penisku ia telan dalam mulutnya dan menghisapnya.

Bibir Alexis memang tergolong sexy dan lentik. “Tipis tapi tajam dilihat”. Sungguh merupakan keinginan bagi setiap pria untuk merasakan bibir tsb.
Alexis malah berfikir kalau ia amat beruntung mendapatka pria seperti diriku yang sedikit memiliki famor “perkasa” dimata anggota wanita club tsb. Well…setidaknya ia ingin tahu sensasi apa yang diberikan dari “my big dick”.

Taxi itu berhenti menandakan telah sampai. Kami keluar dgn saling bergandeng tangan.
Kami lsg menuju elevator mewah dlm apartement tersebut dan segera menuju lantai 8. Kamarnya.

Waktu telah menunjukkan jam 1.00 malam dan tidak nampak lagi lalu lalang para penghuni apartemen lainnya. Cukup sunyi.
Hanya canda dan tawa kecil kami saja yang terdengar.
Lift telah berhenti di lantai 8,

Mereka melewati lorong kamar yang dilapisi ‘kain beludru mewah’ dan suasana yang sudah tidak ada lagi ‘kehidupan’.
Ya malam itu bukanlah malam panjang/malam minggu…sehingga jam seperti ini, para penghuni disini sudah tertidur pulas.
Kamar Alexis berada diurutan ke 2 dari pojok.

Sesampainya didepan pintu kamar, Alexis segera mencari “kartu pass” dalam tasnya, dan segera memberikannya padaku untuk mengesekkannya pada slot didepan pintu tsb.

Aku pun mengesekkan kartu tsb. Tetapi indikator pintu tersebut selalu bertanda merah. Pintu tidak bisa membuka.
Berulang kali aku mengeseknya…hasilnya tetap sama. Cukup lama. Alexis hanya bersandar ditembok menunggu usahaku.

“Bagaimana Jeff?”, tanya Alexis.

“Tidak bisa”, balasku cepat sambil terus mencoba mengesek kartu tsb. Baik dengan cara cepat ataupun lambat, tetap saja indikator itu tidak berubah warna menjadi hijau.

“Apakah kamu yakin, ini kartumu?” tanyaku kemudian.

“Tentu saja”, balasnya.

“Tapi…tunggu dulu Jeff”, balasnya kembali sembari mengecek tasnya.

“A..ha…sorry….kartu itu milik temanku”, sambil ia meminta kartu yg dipegangku dan memberikan kartu lainnya yg baru ia temukan dalam tasnya.

“Ini…milik Aline dilantai 2…ia sedang keluar kota dan menitipkannya padaku”, balas Alexis menjelaskan.
“Tapi…sebentar dulu….”, Alexis menyela pembicaraan kami dan mendekatiku kemudian mencium ku…Akupun membalasnya.

Alexis segera mencari retsleting celana jeans-ku dan membukanya..mencari ‘barang’ yang pernah ia lumuri dengan air liurnya di taxi tadi.
cerita hot
“Hei…nanti ada orang lewat”, cegahku halus.

“It’s ok….tidak akan ada”….”Akan menjadi menarik, bukan?”, tantang Alexis sambil menatapku tersenyum.

Alexis segera melumat penis-ku.
Aku terpaksa bersandar di dinding.
cerita 17 tahun
Kami melakukan “blow job” di tempat umum!

Aku deg-degan tapi bagi Alexis itu menambah birahinya.
Aku celingkuan kesana kemari memandang koridor lorong tsb, mengantisifasi jikalau ada orang lewat.

Alexis menurunkan jeans-ku “setengah tiang”.

Menjilati semua bagian kemaluan-ku, dari batang penis, buah zakar hingga mendekati lubang anus-ku.

Aku mengeliat nikmat. Aku segera merogoh dari atas baju Alexis dan mencari payudara indah yang tersembunyi disana.
Meremas, mengusap dan memililin puting payudara Alexis hingga membuat-nya terangsang.
Sensasi luar biasa, ‘anal sex’ di lorong apartemen!

Suasana ruangan yang sepi berubah menjadi sayup-sayup terdengar “ceppp….ceppp…” akibat sedotan keras Alexis pada batang penis-ku. Mengemut kuat batang penis-ku sambil tangannya tak henti-henti meremas buah zakar-ku.
cerita hot
Sesekali aku..lepas kontrol dengan menekan keras kepala Alexis pada penis-ku agar menelan semua batang penis itu.

Urat disekeliling penis-ku yang membesar, menambah indah bentuk sang penis bagi Alexis. Ia sangat suka sekali. Berusaha menghisap sekerasnya kemaluan tersebut layaknya batangan coklat. Nikmat…dan fresh…
cerita 17 tahun
Tak lama terlihat lampu lift menyala dari lantai bawah hendak menuju keatas.
Aku panik dan mendorong lepas kepala Alexis, “ssstt….ada orang naik”, kataku sambil bergegas menaikkan celana-ku.

Ternyata lampu itu hanya berhenti di lantai bawah kami.
Kami memutuskan untuk masuk saja agar lebih aman.
Pintupun terbuka dan kami segera masuk.

Alexis segera menuju ke shower. Aku menyusul kemudian.

Kupandangi seluruh tubuh sang artis. Payudara itu sedikit kecil tapi putingnya sangat terlihat bagus.
Alexis tidak perduli dengan pandangan-ku, ia terus membaluri tubuhnya dengan air hangat dan sabun gel-nya.

Aku segera jongkok dan membalikkan tubuh Alexis. Pantatnya begitu padat, bulat dan berisi. Ohh…pemandangan yang indah sekali.
Aku meminta sedikit sabun gel tsb pada Alexis. Akupun mulai membantunya mengosok dan membersihkan pantat indah itu. Sesekali aku ciumi pantat itu.

Kugosok dan ku-busahi semua bagian bawah itu, dari mulai area vagina bagian depan hingga lubang anus Alexis.
Aku meyakinkan bahwa semua “lubang” yang dimiliki Alexis telah aku bersihkan. Sesekali kutekan sedikit kedua lobang tersebut dengan jari-ku sehingga menambah daya erotis sang artis. Alexis mendehem pelan. Ia pasti ia sedang merasakan sedikit sensasi pemanasan yang tak kalah nikmat.

Aku mulai naik keatas dan menyabuni payudara itu.
Payudaranya sudah mulai mengeras dan menjulang tegak kedepan.
Kuusap sekeliling payudara itu dengan penuh hikmat. Busa2 yang mengitari “buah melon” itu membuat pemandangan menjadi semakin indah.
Akupun tak sabar ingin mencicipi hidangan “buah segar”.
Hmmm…manis sekali rasanya…aromanya segarnya begitu menusuk hidung.
Alexis “mengonggong” layaknya serigala liar dengan aksi tsb. “Suck it babe…bit it…”, mohonnya padaku untuk menghisap dan mengigit melonnya.

“Engkau menungguku sayang?”, tanyaku sedikit canda pada payudara tersebut.
Aku pun melumat dan mengigit halus puting itu.

Alexis “meraung” nikmat. Tubuhnya gelojotan ke kiri dan kanan. Geli tapi nikmat.

Sekarang posisi berbalik arah.
Alexis yang jongkok dan aku berdiri.
Ia mulai menyabuni pisang ambon-ku dan buah salak juga.
Dan tak lupa anusku.

Alexis membuka mulutnya dan memakan “pisang ambon-ku”. Memagutnya layaknya sang ular memangsa tikus. Sedikit demi sedikit dan akhirnya tertelan semua. Penisku yang mulai tegang dan mengembang berhasil ia telan!

Tak lama kemudian kami membilas tubuh kami dan ia segera lari keluar dari ruang shower dan melompati keatas kasurnya.
“Come on..Jeff?”, jari telunjuknya mengacung memanggil-ku.
pecah perawan
Aku yang masih menghanduki tubuhku sambil tersenyum melihat aksi nakal dan sedikit liar dari Alexis.

Alexis mengoyang-goyangkan bagian pinggulnya seperti merayuku untuk menikmati sajian utamanya.
Pemandangan yang sangat liar!

Aku menyusup layaknya tentara yang sedang gerilnya, mencari sesuatu diantara selangkangan indah itu.
Kutemukan sebuah bibir gua merah halus yang terasa harum sekali. Membukanya dengan kedua tanganku dan menemukan daging kecil kecoklatan dan dalam vagina itu.
Aku mulai memasuki vagina itu dengan lidahku, sedikit demi sedikit dan “kusentil” clitoris itu dengan lidahku.
cerita horny
Alexis refleks terangkat bokongnya akibat sentilan lidahku. “That’s right babe…!”, gumam Alexis girang.
“Suck it honey…”, mohon Alexis untuk menghisapnya.
cerita dewasa gadis pecah perawan
“Hmmm…siapa yang keberatan?”, candaku membalas.
Aku pun memainkan liar lidahku dalam area vagina yang sedikit mulai basah itu dan menghisapnya. Sesekali kutarik clitoris itu keluar yg membuatnya menjerit erotis.
...
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.