peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Mobile Blog


selamat jalan gusdur
gaul.wv.peperonity.net

selamat jalan gusdur

06.01.2010 15:15 EST
Thursday, 31 December 2009
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dipastikan meninggal dunia pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar tersebut dibenarkan putri Gus Dur, Yenny Wahid, melalui telepon. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu (30/12/2009) petang. Presiden Yudhoyono tiba di halaman RSCM sekitar pukul 18.30 menggunakan mobil kepresidenan dengan pengawalan tidak terlalu ketat, yakni hanya dikawal lima mobil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Presiden Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat tampak masuk dari pintu utama RSCM langsung menuju kamar tempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dirawat sejak beberapa hari lalu. Tidak tampak Ibu Negara Ani Yudhoyono mendampingi Presiden. Sekitar 10 menit setelah Presiden tiba, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih datang dengan tampak agak terburu-buru. Ia kemudian segera menyusul ke kamar tempat Gus Dur dirawat yang sedang dikunjungi Presiden.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dirawat di Ruang VVIP Nomor 116 Gedung A RSCM. Sebelum dirawat di RSCM Jakarta, Gus Dur sempat menjalani perawatan medis di RS Jombang Jawa Timur, pada Kamis (24/12/2009), karena kelelahan setelah melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur.

Berkabung Atas Gus Dur, Pesta Tahun Baru Diimbau Dibatalkan

Pemerintah Indonesia berkabung selama 7 hari atas meninggalnya Gus Dur. Bendera setengah tiang pun diimbau dipasang. Namun muncul pula desakan agar pesta tahun baru dibatalkan.

"Batalkan perayaan pesta tahun baru, wafatnya Gus Dur telah menyebabkan duka bangsa Indonesia," kata Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni'am Soleh dalam pesan singkatnya di Jakarta, Rabu (30/12/2009).

Diimbau bagi rakyat Indonesia, sesuai anjuran pemerintah untuk khidmatnya pelaksanaan berkabung nasional, sebaiknya tahun baru tidak dilaksanakan dengan hura-hura.

"Bagi yang merencanakan pelaksanaan pesta perayaan pergantian tahun diimbau dapat menyesuaikan diri dengan suasana berkabung nasional," terang Ni'am yang juga menjabat sebagai Sekjen Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Bangsa Indonesia sangat kehilangan sosok Gus Dur, maka akan sangat tidak etis bila ada yang berfoya-foya merayakan tahun baru di tengah situasi duka bangsa.

"Wafatnya Gus Dur telah menyebabkan duka bagi bangsa Indonesia," tutupnya. (Kompas/Detik)


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.