peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Links


amroel08.peperonity.net

<<Temaram>>

Sore ini berlalu begitu cepat, tak terasa sekarang hari mulai senja, sebentar lagi malam pun merayap turun. Bila kuingat dirimu, dimataku kau adalah sosok wanita yang ideal bagiku, aku mengenalmu saat kita masih sama-sama duduk dibangku SMA. Kala itu aku memandangmu sebagai wanita ramah, periang, lembut, dan baik budi bahasamu. Aku menyukaimu bukan karena parasmu atau keindahan tubuhmu, tapi karena pribadimu yang baik, itulah kecantikan sejatimu.
Aku tau kau dari keluarga berada semua yang jadi kebutuhanmu bisa kau dapat dengan mudah, tapi yang membuatku kagum kau tidak seperti mereka yang bangga pada diri sendiri. Disekolah, pagi itu kutatap dirimu, tak sengaja kau melihatku, aku senyum padamu dan kaupun membalasnya. Sejak saat itu, kuberusaha dekat denganmu, aku ingin menjadi orang yang kau butuhkan, aku membantumu, kau ceritakan hal-hal yang orang lain tak kau ceritakan.
Aku senang kau percaya padaku, dan kau selalu datang padaku, aku siap dengan semua masalahmu. Aku benar-benar telah dekat denganmu, Suatu hari kuungkapkan perasaanku padamu, kau diam. Sudahlah, kau tak perlu menjawabnya sekarang, aku mengerti perasaanmu kau masih belum bisa melupakannya. Dalam penantian ini aku tak henti membuatmu agar kau percaya dan selalu membutuhkanku. Hari itu tak disangka, kalimat yang keluar dari bibirmu mengejutkanku.
Bahwa kau juga memiliki perasaan yang sama denganku dan kau bilang aku baik dan penyayang. Oh ... Betapa bahagia aku mendengar itu. Hari-hari kulalui bersamamu terasa indah, semakin hari ku semakin sayang dan tak ingin jauh darimu. Lantunan melodi romantis mengiringi seakan tiada henti cinta sayang kita. Tapi ada yang mengganjal antara hubungan kita, orang tuamu sepertinya tak begitu suka padaku terutama ibumu, aku memang orang biasa, tak berada.
Suatu ketika kau bercerita padaku bahwa ibumu tak menyetujui hubungan kita, aku bisa memahaminya, tapi kau bilang kau mencintaiku dilain sisi kau pun tak bisa melawan ibumu. Sayang, akupun juga mencintai dan...


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.