peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


ardiezona - Newest pictures Comics/Fantasy/Anime
arzon.peperonity.net

582 : "Tidak ada!!!!"

===== * CHAPTER BARU * =====Naruto Chapter 582 : Tidak ada!!!!Special Thanks : Masashi KishimotoPene

Itachi dan saudaranya, sasuke masih terus
berhadapan dengan kabuto. Sementara itu, kabuto
semakin kuat dengan keadaannya yang sekarang, dia
tidak boleh dibunuh, hanya digorespun sama saja,
bahkan dia telah memiliki cara untuk tidak terkena
genjutsu lawan.
Namun, dipertengahan perang.. Itachi mengklaim
bahwa uchiha masih memiliki sesuatu yang bisa
digunakan untuk melawan Kabuto, teknik yg bisa
disejajarkan dengan izanagi..! Izanami!
BRUAKK!!
Rencana Rahasia Itachi Dimulai!
sasuke : Teknik yang dapat memutuskan takdir?!
Aku tidak tahu kalau ada teknik lain seperti izanagi!
SSSRRRKKK!!
Kabuto mulai membuat gerakan.
kabuto : Meskipun aku tidak tahu apa yg coba kalian
lakukan, tapi tidak akan ada satu teknik pun yg akan
bekerja padaku! Aku pikir kalian masih belum tahu
hal ini!
PONKKK!!
kabuto dengan merapal segel jurus: Senpou - Muki
Tensei!! (Inorganic transmigration = teknik yg
mengontrol benda mati menjadi bergerak atau
sengaja dihidupkan oleh pengguna)
BRRUUUUGGHHH!!
Semua dinding - dinding goa, semakin menyempit
bahkan batuan stalaktit dan stalagmit yg runcing
mulai bergerak dan ..
BLESSHHH!!
Sukses menusuk tubuh itachi. Tapi alangkah
dramatisnya, sebab sasuke masih terselamatkan
ketika dinding2 runcing itu akan menusuknya karena
dia dilindungi oleh susanoo kakaknya.
Sasuke kaget saat sang kakak terkena bebatuan
runcing: Itachi..!!
kabuto dari kejauhan : Teknik ini bekerja dengan
cara memberi kehidupan dan mengontrol sesuatu yg
sebelumnya tidak hidup. Hal yg sangat berbeda
daripada hanya mengontrolnya saja menggunakan
chakra. Mungkin sesuatu yg lebih hebat!
Terlihat wajah edo tensei itachi yg mulai
berhamburan menjadi debu.
Kabuto : dia melindungimu dengan susanoo, tetapi
membuat itachi melemah. Meskipun begitu, Aku tidak
akan menyakitimu, sasuke-kun. Karena kau adalah
piaraan kecilku. Sekarang aku hanya akan mengatur
ulang ingatan itachi. Kau tahu kan, apa yg akan terjadi
bila aku melakukannya?
WHUUUSSTT!!
Kabuto kembali bergerak dan mendekati itachi yg
terperangkap bebatuan runcing dengan memegangi
sebuah kunai. Tapi..
Sasuke : Amaterasu!!!
Sasuke yg sebelumnya lamban untuk bergerak dan
membiarkan kakaknya terkena teknik lawan, mulai
berbalas melindungi kakaknya.
WHUOORRRHH!!
Dengan memanfaatkan api hitam amaterasu, sasuke
membentuk area melingkar yg dipenuhi dengan api
hitam. Sehingga kabuto tak bisa terus menembus
pertahanan amaterasu itu.
SSRRKK!!
Kabuto menghentikan gerakannya : Hmm.. inilah salah
satu contoh bagaimana teknik penyerang juga dapat
digunakan sebagai teknik pertahanan yg hebat,
kurasa begitu. Tingkat intensitas panasnya pun
membuat gua yg bergerak tadi kembali seperti
semula.
Itachi : Maafkan aku, sasuke!
Kabuto : Maafkan aku, tetapi aku tetap akan menjadi
satu-satunya pemenang disini. Aku akan menjadi
seseorang yg dapat menciptakan dan mengendalikan
segala sesuatunya. Aku sungguh tak dapat
membiarkan kehilangan jati diriku. Semua aturan dan
prinsip kehidupan yg telah orochimaru ajarkan
beberapa tahun silam.. telah melekat dalam diriku.
Dari manusia sampai ular, dari ular sampai wujud
NAGA!! Aku benar-benar hampir mendekati
"RIKUDOU SENNIN" dibadingkan dengan generasi yg
pernah ada sebelumnya. Denganku keadaanku
sekarang, uchiha tidak ada apa-apanya!!
Sasuke : Diamlah! Kau tak tahu apa-apa tentang
uchiha! Dengarkan aku..- (kata sasuke tertahan
dengan ucapan kakaknya)
Itachi : Kabuto .. kau mengingatkan ku.. akan kejadian
masa lalu itu!!! Dan itu mengapa kau tetap akan kalah!
Kabuto : Kau tahu.. aku tidak lagi melihat sesuatu
dari satu sisi saja. Sekarang, aku adalah satu-
satunya aktor utama dari peperangan ini! Bisa
dikatakan, aku sudah mengambil alih kepemimpinan
akatsuki dan kendali atas perang ini. Bahkan, aku
dapat bertempur lagi melawan uchiha bersaudara..
Itachi : Kau sangat berbeda dariku, tetapi ada
saatnya aku dapat bersimpati padamu. Namun,
kenyataannya kau tetaplah mata-mata dan hidup
didunia yg penuh dengan kebohongan.
Kabuto hanya terdiam dengan mata terpejam : ...!!
Itachi : Aku juga tidak sebenarnya tahu mengenai jati
diriku dan siapa aku sebenarnya. Tapi sekarang aku
merasa, bisa mengetahui apa yg bisa dan apa yg tak
bisa kulakukan.
Kabuto : Apa seperti itukah perkataan orang yg akan
kalah. Bukankah mencari tahu apa yg tak bisa kau
lakukan sama saja dengan menyerah??
Itachi : Tidak, bukan itu maksudku.. untuk
memaafkan dirimu sendiri atas apa yg tak bisa kau
lakukan dulu. Teman-temanmu ada untuk mengisi apa
yg tak bisa kau lakukan .. Dan untuk mencegah kau
menolak apa yg padahal bisa kau lakukan..
Sekilas itachi teringat bayang-bayang naruto yg
tengah berjuang di medan tempur.
Itachi melanjutkan : .. Jika kau ingin tahu siapa dirimu
sebenarnya. Kau harus melihat dirimu sendiri dan
mengetahui apa yg kau lihat ... Itulah yang tak bisa
kulakukan .. sebab aku telah berbohong pada orang
lain dan bahkan pada diriku sendiri.
Kabuto terdiam kembali : ...
Itachi : Seseorang yg tidak mengetahui jati dirinya
sendiri bisa dibilang orang itu telah gagal. Sama
seperti yg telah kulakukan dimasa lalu.
Kabuto : Kau tidak mengetahui sedikitpun tentangku.
Aku telah menghabiskan hidupku untuk mencari tahu
siapa jati diriku .. Dengan jalanku sendiri!!
WHEETT!!
Flashback itu pun dimulai, saat pertama ketika
kabuto kecil. Waktu itu sekelompok penduduk dari
desa lain, tengah menemukannya tergeletak dan
bersimpahan darah. Mereka itu adalah 3 orang anak
kecil sesusia kabuto dengan salah seorang suster
atau pendeta wanita.
Anak A: Anak ini berasal dari desa itu. Kau tahu kan,
desa di mana perang itu berasal.
anak B: Apa yang kita lakukan, sis? ada darah yg
terus menetes dari kepalanya .. mungkin dia akan
segera terbunuh. Lalu apa Anda juga akan
mengajaknya bersama kita?
pendeta: Urushi .. lukanya tidak seburuk seperti
milikmu. Jangan khawatir. Aku tahu beberapa
ninjutsu medis. Bagaimana dengan orangtuamu?
Kabuto: ...
kunoichi: Siapa namamu?
(kabuto mulai siuman dari lukanya tapi dia belum bisa
berkata apapun)
urushi menyela: dia tak tahu apa-apa!
kunoichi: Urushi, segera bantu dia.
urushi : Kau beruntung, .. ayo, sandarkan tanganmu
pada bahuku.
Kabuto: ...
Setelah akhirnya, kabuto dibawah mereka dan
kembali ke asrama tempat tinggal mereka sekaligus
merupakan tempat kabuto dibesarkan semenjak
masa kecilnya.
Pikir Kabuto (bukan dalam flashback): itulah hal
pertama yang kuingat, aku bukan satu-satunya yang
bernasib seperti mereka, aku bukanlah siapa-siapa.
Aku tidak tahu siapa orang tuaku, dan bahkan tidak
namaku juga ....
flashback masih berlanjut, waktu itu adalah saat -
saat mereka terlihat santai dan terlihat luka kabuto
yg sudah membaik
pendeta: lukamu sembuh begitu cepat.
Kabuto kecil hanya diam saja : ...
urushi menyahut: Hei, bisakah kau setidaknya
mengucapkan terima kasih! Apa kau tidak tahu sopan
santun!?!?
BRUGGGKK!!
Memang urushi itu anak yg jahil, selain banyak bicara
dia suka mengerjai kabuto juga waktu di asrama.
urushi: hey! Pakai ini!! (sambil memakaikan pelindung
kepala untuk perang)
Kabuto merasa terkejut: ouchh ...
urushi melanjutkan ocehannya: Ini adalah waktu
pertama aku bertemu seseorang yang tidak tahu
namanya sendiri bahkan orang tuanya.
Kabuto: ...
pendeta mulai berbicara: Kau akan tinggal disini.
Dengan kata lain, mulai hari ini aku akan menjadi
ibumu. Kau boleh meminta apapun.
urushi: meskipun begitu, sangat menjengkelkan jika
dia tak memiliki nama ..
kunoichi: kau benar juga... Apa ya nama yg tepat
untuknya ...? eeemmmm .. Bagaimana kalau, Kabuto?
Kontan, anak lainpun segera menilai pemberian nama
dari suster tersebut.
Anak A: diacak ssaja!
anak C: tidak jelas namanya...
anak D: Nama yg kurang cocok!
pendeta: Tidak ada waktu lagi untuk memikirkan hal
ini.
Awalnya kabuto merasa aneh, tapi perlahan dia mulai
memahami keadaannya yg sekarang dan terus
tersenyum: ...
urushi pun terkejut: AHHAA! Dia mulai tertawa! ia
pasti menyukai namanya! Itu bagus ...!
Di malam harinya. Saat anak-anak mulai tertidur, si
kabuto masih terjaga. Kabuto kecil teringat dengan
perkataan urushi sebelumnya.
"Setidaknya ucapkanlah terima kasih!! Apa kau tidak
tahu sopan santun!!??"
TAP!TAP!
Kabuto merasakan ada suara bising diluar, dan
segera menghampiri kearah dimana datangnya suara
itu. Ternyata, disalah satu ruang asrama, telah
berkumpul 3 pendeta, (dengan 2 pendeta wanita dan
1 pendeta laki - laki tua) yg berbincang-bincang.
Pendeta 1 mulai angkat bicara: Kita tidak bisa
melakukannya lagi hanya dengan bantuan dari negara
dan desa itu.. kita harus bernegosiasi dengan mereka
lagi!
Pendeta 2: Mereka tidak akan memberi kita lebih
dari ini. Ditambah, sekarang kita bahkan memiliki
satu anak lagi ...
Ternyata mereka membicarakan tentang
kekuarangan dana yg terkait dengan asrama dan
kebutuhan mereka.
Pendeta 3: ... Baik ... Saya akan mencoba untuk
melakukan sesuatu... semoga saja bisa ... (sepertinya
pendeta wanita yg mengangkat urushi menjadi
anaknya tadi adalah suster yg paling muda diasrama
tersebut)
DUKKKK!!
Kabuto yg tadinya menguping dari luar pintu tak
sengaja membuat suara gaduh.
Kabuto: Aduh ....!
Para pendeta keheranan dan salah satu pendeta
wanita dengan berbadan besar segera membuka
pintu karena penasaran.
Pendeta 2: Apa yang kamu lakukan disini? Ini adalah
waktunya tidur!
Kabuto hanya terdiam dengan muka ketakutan: ...!
Pendeta wanita itu lagi-lagi menyelamatkan kabuto:
Anak ini baru saja masuk, ia masih belum sepenuhnya
mengetahui jadwal dan aturan diasrama ini. Maafkan
dia.
Pendeta 2: Tsskkk .. Kau baik ...
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.