peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


arzon.peperonity.net

604. BERTEMU LAGI, DAN KEMUDIAN?

_____________________________________

Obito yang telah berdiri tegak dengan
memakai tubuh mahluk yang masih
tersambung ke akar-akar di bawah
patung Gedou Mazou memasang ku
da-kuda untuk menyerang. Dan
beberapa saat kemudian, iapun
memukul hancur batu raksasa yang
menutupi jalannya.
"Kau menggunakan kekuatan patung itu
saat terhubung pada akar, tidak buruk
juga" Ucap Zetsu putih.
"Aku cukup bagus kan?" Tubuh Tobi
yang menutupi Obito bertanya.
"Ya" Ucap Obito, dan lalu topeng yang
menutupi kepalanya menjadi terbuka.
Di sisi lain, ribut-ribut setelah
menghancurkan batu tadi membuat
kakek Madara terbangun dari tidurnya.
"Apa kau akan pergi?" Lelaki tua itu
bertanya.
"Aku berterimakasih karena kau telah
menyelamatkanku" Tobi melepas paksa
sesuatu sejenis kabel yang
menghubungkan tubuh yang dipakainya
dengan akar di bawah Gedou Mazou.
"Tapi, aku tetap akan pergi, aku harus
pergi" Ucapnya.
"kau terlalu terburu-buru ...
Terlalu dini untuk berterimakasih
padaku"
"Aku tak berpikir kalau aku akan datang
kemari lagi" Ucap Obito.
"Setidaknya, aku berterimakasih
padamu, aku pergi"
"Kau ... Kau akan kembali lagi kesini ...
Dan saat itu kau akan benar-benar
berterimakasih padaku" Ucap Madara.
Sementara Obito, kelihatannya ia tak
begitu peduli dan langsung bertanya
pada Zetsu putih, "Kau yang putih itu,
dimana Kakashi dan Rin!? Tunjukan
jalannya padaku!!!"
"Yang sedang menempel di tubuhmu itu
pada dasarnya adalah salah satu clone
ku, kita bisa saling berkomunikasi
menggunakan telepati ... Aku punya
banyak clone yang tersebar di bawah
tanah berbagai tempat, dan kami saling
bertukar informasi" Jelas Zetsu putih.
"Aku akan membawamu kesana
menggunakan informasi itu" Ucap tubuh
Tobi yang Obito kenakan.
"Suara ini, mahluk berbentuk spiral ...
Ya, tolong bawa aku kesana!"
Dengan cepat merekapun melesat,
Obito dan tubuh yang dipakainya itu.
Tapi sebelum benar-benar keluar dari
gua itu, mereka melewati suatu ruangan
yang disana terdapat beberapa senjata
raksasa dan jubah hitam. Lalu setelah
mengambil salah satu jubah dan
memakainyaz, merekapun benar-benar
keluar.
"Beritahu aku keadaan Rin dan Kakashi
sekarang!" Pinta Obito.
kemudian, Tobipun mencari-cari
informasi menggunakan telepati.
"Hmm, menurut data yang ku dapat dari
rekan-rekanku, mereka sedang dalam
masalah besar!! Dia bilang kalau itu
suatu babi percobaan dari Desa Kabut,
aku tak begitu mengerti ... Dan
ngomong-ngomong, Masing-masing
Kakashi dan Rin dikepung oleh banyak
shinobi yang kemampuannya setara
Jounin atau ANBU"
"Apa yang guru Minato lakukan?" Obito
kembali bertanya.
"Siapa?"
"Aku bilang, apa yang Kilat Kuning
lakukan?"
"Hmm, aku rasa dia sibuk dengan misi
lainnya ..."
"Di waktu seperti ini!?" Obito kesal, dan
lalu teringat saat-saat terakhir
sebelum mereka berpisah, saat
Kakashi berjanji untuk melindungi Rin.
"Kakashi ... kau sudah berjanji!
Kumohon, lindungilah Rin!! Aku akan
datang di saat yang tepat!" Ucap Obito
dalam hati, sambil terus bergegas
menuju tempat itu.
"Obito ... Sepertinya mereka akan mulai
bertarung" Ucap Tobi.
"Dan, ada sesuatu yang ingin aku
sampaikan padamu"
"Apa!?"
"kau lebih lemah daripada aku ...
Dan tubuh kecilmu yang sedang terluka
ini dibungkus olehku. Pada dasarnya,
aku melindunginya"
"Lalu kenapa?"
"Aku rasa akan lebih baik kalau aku
bertarung ..."
"Madara mengatakannya juga,
Sharingan bisa mengeluarkan kekuatan
penuhnya jika mata kanan dan kiri
bersama ... Kakashi, yang memiliki mata
satunya sedang berada di medan
pertempuran ... Kombinasiku
dengannya pasti lebih baik ... kakashi
dan aku akan melindungi Rin!!" Ucap
Obito.
"Juga tubuh Hashirama buatan yang
tertanam pada tubuhmu, kalau kau
menggunakan kekuatan Senju dan
Uchiha, kau mungkin akan mendapat
kekuatan yang belum pernah dilihat
sebelumnya, tapi ..."
Shrasssshhh ...
Air berjatuhan dari langit, bagai hujan.
"Aku rasa cuaca hujan, api ..."
"Aku mendapat info dari rekan-
rekanku, kelihatannya, tempatnya disini"
Ucap Tobi.
Di depan, tampak ledakan-ledakan yang
kelihatannya dari air.
"Ayo maju!!"
Deg ...
Suatu perasaan tiba-tiba terlintas di
benak Obito.
"Ukhhh!!!" Obito menahan rasa sakit di
bagian matanya yang kosong. Obito
menutupi mata kirinya. Dan tiba-tiba,
suatu bayangan terlintas, suatu
bayangan kalau jantung Rin ditusuk
oleh seseorang ...
"Akkkh, apa ini!? Jangan
membayangkan hal yang bukan0bukan
di saat seperti ini!!! Sedikit lagi ...
Sedikit lagi aku sampai" Obito
membulatkan tekad, dan ia terus
melangkah ke depan.
Sampai akhirnya, suatu pemandangan
yang benar-benar tak terduga terlihat
di depannya.
Apa yang tadi terlintas di benaknya,
ternyata bukan hanya khayalan semata.
Hal itu benar-benar terjadi. Di
depannya, tampak seseorang telah
menusuk jantung Rin. Dan yang sangat
tidak terduga, orang yang
melakukannya tak lain adalah Hatake
Kakashi.
"Ka-Kakashi ..." Ucap Rin untuk terakhir
kalinya.
Tampa alasan yg belum kita ketahui, Dia
terkena Tusukan Raikiri...


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.