peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


ardiezona - Newest pictures Comics/Fantasy/Anime
arzon.peperonity.net

623, " SEBUAH PEMANDANGAN "

=============

Madara dan hashirama berdiri didekat
sungai membicarakan mengenai perang
yang melanda klan mereka dan
kematian adik Hashirama,
“ada seorang anak bodoh yang berdiri
didekatku, yang membicarakan tentang
mengubah dunia semrawut, bukannya
terkejut tapi kuoikir Madara memiliki
ide yang cemerlang meskipum tidak
seperti kita memiliki pendapat yang
sama.”
Madara melirik pada Hashirama,”aku
dapat memahamimu, bahkan tanpa
melihat dalam dirimu, meski... coba liat,
gaya rambut dan pakaianmu yang
aneh...”, mendengar hal itu hashirama
semakin murung
“Setelah itu kami tetap bertemu selalu
tanpa mengungkap Nama klan kami,
kami mengadu teknik Ninja satu sama
lain...Kami membicarakan mengenai
masa depan”
Hashirama dan Madara bertarung,
Mereka nampak seimbang.
“jduaakk..”, pukulan mendarat pada
wajah mereka , dan keduanya pun
terpelanting..., Madara terkapar di
tanah, sambil meringis kesakitan, tapi
Hashirama masih berdiri
“Taijutsu dan Kumite-mu bagus,
bahkan kau bisa mengikutiku...”, puji
Madara yang masih terduduk di tanah,
“bukan mengikuti.. karena aku masih
berdiri..”, sahut Hashirama
Madara tersenyum..
“dukkk.’, tiba tiba ada batu yang jatuh
di kepalanya... Hashirama terjatuh
kesakitan pada kepalanya
“kau tadi bilang apa?”, ledek Madara
melihat Hashirama yang jatuh juka
Mereka pun duduk bersama, saat
istirahat
“Pertama tama kau harus berpegangan
pada cita citamu, dan menjadi kuat..
kalau kau lemah, tak satupun
mendengarmu.. “, kata madara
“ tapi masalahnya , bagamana kita bisa
mengubah sesuatu secara nyata.... aku
tak dapat melihat masa depan secara
jelas..”, kata Hashirama
“kau benar, kalau kita menguasai
banyak Jutsu, dan semakin kuat, orang
dewasa tak akan bisa membiarkan
kita.”,
“kau harus mengatasi kekuranganmu
daan jutsu yang kau tidak baik.. oke aku
sudah lebih kuat dari Orang
dewasamu...”, kata madara sambil
melompat kebawah batu tempat
mereka beristirahat,..
“ufff...”, Madara buang air kecil...., tiba
tiba dikejutkan oleh Hashirama yang
sudah dibelakangnya
“benarkan kau tidak bisa...”, ucapan
hashirama tiba tiba dipotong oleh
omelan Madara..
“sudah kubilang jangan berdiri
dibelakangkuuu!!!!!..”,teriak Madara
kesal...
“aku menemukan kelemahanmu...”, kata
hashirama...
“Akub akan melemparmu ditempat
buang air kecilku!!”, ancam madara
Semakin kita bertemu, semakin kita
dekat satu sama lain...
“Madara , aku datang dengan jutsu
yang hebat!!..”teriak Hashirama pamer
“ayo kita kuaasai bersama!!..”,ajak
Hashirama..
“jutsu apaan tuh?”.tanya Madara
dengan datar...
“Teknik taijutsu rahasia, Genjutsu
Elemen Api super, teknik bantingan
Ganda Shuriken besar!!”, Hashirama
nrocos panjang atas nama jutsunya..
“aku tak mengerti..”, ujar Madara malah
semakin bingung
“lebih baik kujelaskann....”,kata
Hashirama..
“Diammmmm.. Kita hari ini akan ada
tantangan memanjat dinding vertikal...”,
bentak Madara memotong keceriaan
Hashirama,
Hashirama teduduk menunduk sedih...
“gak usah tertekan begitu.. Itulah
kelemahanmu..”, kata Madara
...”tapppp tapp... tappp.....”, Hashirama
dengan cepat berlari di tebing,
sementara Madara tertinggal.
“Ahahhahaaa!!!!...aku duluan...!!!!”.
teriak Hashirama gembira ..
“keparat kau!!.. kau ternyata Cuma pura
pura...”,Madara mengumpat kesal
seraya menatap ke arah Hashirama
yang berlari cepat dinding di depannya
..akhirnya mereka sampai juga di
puncak tebing, Mereka beristirahat
bersama..
“aku menang!.”, katanya dengan pamer
“Tentu, kau kan mulai sebelumku..”,
sahut Madara sinis
“Kau dapat melihat seluruhb hutan dari
sini..”, kata Hashirama,
“yah.. kau bisa melihat kejauhan.. aku
bpercaya bisa mengalahkan mu
ketikamataku telah bangkit.mau
menantangku?..”, kata madara bangga..
“kenapa tiba tiba begitu..kau
nampaknya bangga pada matamu
itu...”,tanya Hashirama..
“tentu,, aku punya Sha...”,jawab Madara
tapi terpotong.., Madara menghentikan
kalimatnya
“apa?.. aneh mendengar kata itu
darimu... “,sahut Hashirama
“tidak, aku tak sehebat itu... kalau aku
hebat, adik adikku tidak akan tewas,
bahkan aku tak dapat melindungi
mereka... apa itu...”
“apa itu...”, Madara tertunduk
terenyuh... Hashirama pun ikut teringat
adiknya yang tewas juga...
“bukannya kau masih punya adik?”,
tanya Hashirama
“aku masih punya satu adik”,Madara
agak tegang menjawabnya, Madara
menggaruk tanah dimana tangannya
bersandar
“dan aku akan melindunginya apapun
caranya..”
“ayo kita buat pemukiman disini.. ayo
buat tempat ini yang mana anak tak
perlu saling bunuh!!!!...”teriak
Hashirama
“kita akan bangun sekolah dimana anak
akan belajar berkembang dan semakin
kuat, misi akan dipilih berdasar
kemampuan, senior akan menempatkan
level yang tepat.. Di desa kita anak anak
tak akan dikirim ke peperangan..”ajak
hashirama dengan semangat, Madara
pun terhibur dengan semangat
temannya,
“heh, kau satu satunya yang datang
dengan ide bodoh...”, kata madara
tersenyum
“apa yang kau pikirkan?”,tanya
Hashirama
“ya.. ketika kita bangun pemukiman
kita... aku akan mengawasi adikku dari
sini....”
“hehehhehe...”, Madara dan Hashirama
tertawa atas impian mereka
“Tempat itu kemudian menjadi
Konoha.. saat itu aku mengambil
kepututsan... aku milih unytuk bertahan
mampu menjadikan cita cita menjadi
kenyataan..”,
“plasshhh.... plasshhh ...”, mereka saling
melempar batu di air dari sisi
beseberangan...
“tapp...”, secara bersamaan Mereka
menangkap batu yang dilemparkan
“Kita berdua mampu ke seberang, “
kata Hashirama
“batu itu bagus untuk lempar batu... kau
boleh menyimpannya sampai kita
bertemu lagi...”, kata Madara.. mereka
pun saling berpaling dan meninggalkan
tepi sungai
Di pemukiman Klan Senju,
Hashirama disambut oleh Tobirama...
dengan serius Tobirama mengatakan
sesuatu,” kak akub perlu bicara..”,
Mereka menghadap ke ayah mereka,
“kau bertemu dengan seorang anak..”,
kata ayah Hashirama
“bagaimana kau tahu?”,tanya
Hashirama
“ayah memerintahkanku untuk
mengikutimu... aku lebih baik darimu
dalam merasakan.. belakangan kau
sering keluar, itu aneh..”,kata Tobirama
“aku melihat informasi mengenai anak
itu... dia dari Uchiha.. dia bahkan telah
membunuh orang Dewasa
berpengalaman dari klan kita..
kelihatannya dia sangat hebat dari
usianya..”,kata Sang ayah, hashirama
amat tertegun dibuatnya.
“kelihatannya, kau tidak terkejut kupikir
kau telah tau nama Klan masing
masing..”,tanya ayah Hashirama
“tidak, aku tak tahu.. dan mungkin dia
juga tak tahu Klanku juga..”,kata
Hashirama
‘kau tau ini artinya kan? Aku masih
belum membicarakannya pada yang
lain, jika tak ingin dianggap mata mata..
Pertemuanmu selanjutnya ikuti dia,
bawa informasi tentang Uchiha.. kalau
dia ketemu... Bunuh Diaa!!!..”,kata
ayahnya..
Hashirama amat tertekan , karena
Madara juga sahabatnya..
“apa dia benar benar dari
Uchiha?”,tanya Hashirama dengan
gugup
“jangan percaya padanya.. dia itu.,.
kalau dia tau kau seorang Senju,
mungkin dia pura pura tak tahu, untuk
mencuri informasi dari kita...”,
“tidakk!, dia tak pernah....”
“kau tak tau betapa dalamnya
pikirannya, kalau kau bohong, maka kau
akanb menempatkan Senju dalam
bahaya..”,kata Ayah Hashirama..,
hashirama semakin terkejut melotot
mendengar informasi dari ayahnya
“Tobirama dan aku akan datang
bersamamu, mengerti!?”, Hashirama
hanya bisa terdia mendengar perintah
dari ayahnya
Tiba pada waktunya Hashirama dan
Madara bertemu.. Mereka berhadapan
berbatasan sungai...
“sebelumnya ayo berlempar batu untuk
penyambutan..”, ajak Madara
“ya...”,jawab Hashirama seraya
merogoh dalam bajunya untuk
mengambil batu itu. Madara juga
mengambil batu dari Hashirama...
“wusshhhh!!!...”, batu telah mereka
lempar
“plasshhhh plasshh....”
“grippp!!!..”, mereka menangkap batu
masing masing.. tiba tiba wajah mereka
amat berubah begitu melihat batu yang
mereka tangkap...
“hashirama!..aku ada yang perlu
kulakukan, maaf ya...”, kata Madara
seraya melambaikan tangannya,
Hashirama sejenak tertegun tegang...
“aku me-mengerti.. aku juga akan
pulang hari ini...”, sahut Hashirama
sambil melambaikan tangannya
“krettt.... tappppp!!!!!!....”, mereka
meremas batu mereka seraya pergi
menjauh, ternyata ada pesan
bertuliskan,,,...
“Ini jebakan pergilah...”, itulah pesan
yang dituliskan untuk Madara..
“cepat kabur..”,itulah pesan yang
dituliskan untuk Hashirama...
Disaat yang sama, Ayah Hashirama
mengamati Madara... “kecepatannya
apa dia bermaksud kabur?.. hashirama
pasti telah memberitahunya..ayo
Tobirama...”,ajak Ayah Hashirama
Tak diduga begitu mereka muncul
hendak mengejar Madara, Seorang
pria dan seorang anak menghadang
mereka,..”jadi kita punya ide yang
sama... Butsuma Senju!..”,kata Pria itu
“dan Tobirama!!”,kata anak kecil ...
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.