peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


cerita.dewasa.4.peperonity.net

ML bersama seketaris.....

Mungkin ini cerita lama gw dari tahun 2003 yang lalu....

Dalam satu kantin kantorku kami dan beberapa karyawan menikmati makanan sesuai pesanan,entah awal mulanya bagaimana tiba tiba saja mengarah curhat seorang karyawati atas yang menimpanya akibat dari kekasihnya.
Awalnya aku tidak ambil peduli,namun mendengar kisahnya aku jadi iba dan mulailah aku memberikan saran saran yang baik untuknya dan hubungannya.
Dari sinilah aku mulai sedikit ada nama di kalangan wanita bahwa aku adalah tempat curhat yang enak dan asyik...tidak terkecuali seketarisku sendiri.
Dari mulai curhat kecil,bercanda,colak colek,cubit dan saling tepuk paha sudah tidak terasa lagi bagi kami hingga akhirnya aku di ajak jalan oleh seketarisku.

Lama putar putar daerah Bekasi tak terasa hari telah larut hingga kami putuskan untuk pulang.Aku ke Tambun dan dia ke Jakarta.....
Beginilah sehari hari kami lakukan hingga suatu hari hujan besar jam 9 malam di cikarang mengharuskan kami berteduh,lama tak kunjung reda aku berinisiatif untuk menolong seketarisku agar mau menginap di hotel atau losmen terdekat.
Tanpa ba bi bu lagi...akhirnya kami masuk ke Hotel Ibis dan memesan tempat disana.
Dingin banget kataku dalam hati saat kami masuk dalam kamar hotel,apakah dia juga merasakan hal yang sama? pikirku....
Handuk hangat di ambil dan dibawanya ke kamar mandi...."aku mandi dulu yaa.." katanya..."Ok kalo gitu aku langsung pulang deh...istirahat yaa..besok kan masuk kerja!" kataku.
"Sebentar...aku masih ingin ngobrol...tunggu aku mandi dulu,makan trus kamu baru boleh pulang" katanya lagi....yach,bagaimana lagi..akhirnya kutunggu dia mandi sambil aku menonton sajian televisi.
Entah kapan dan siapa yang memulai kami berdua saling berpelukan utk menghilangkan dingin hingga mulai berciuman...
Kuciumi bibir,telinga dan mulai ke arah lehernya sambil aku beranikan meremas dadanya yang montok itu, erangan demi erangan makin membuatku lupa bahwa aku harus pulang hingga akhirnya handuk yang dia kenakan sudah ada di lantai.....Kenceng...makin kenceng terasa di celanaku.....tapi aku tak peduli....
Aku terus meremas dan menciumi lehernya sampai dia menggelinjang gelinjang kegelian...
Dari leher aku mulai mencium putingnya yang mulai keras...dan tanganku berpindah pada bagian bawah dia....ku usap usap dan sekali kali kutekan jariku di m***nya,sambil terus ku hisap,kujilat dan kadang ku tarik tarik putingnya dengan bibirku....
Keringat mulai mengucur di suasana dingin kamar ini....aku buka bajuku agar lebih leluasa bergerak...dan kucoba arahkan tangannya ke p****ku walaupun awalnya agak menolak namun karena gejolak birahi kami yang tinggi akhirnya tangan itu menyentuh juga Mr P ku....
Kubuka juga celana jeansku agar dia lebih leluasa untuk menikmati Mr P ku...
Aku mulai menarik dirinya ke depanku dan jongkok depan Mr P ku dan ku arahkan ke bibirnya....dengan ragu ragu dia coba mengulum dan menjilatinya....oughhh...agrrhhh.....berasa banget.....dan karena nikmatnya pantatku pun mengikuti irama maju mundur ke dalam mulutnya.....
Setelah agak merah ujung Mr P ku..aku pun merubah posisinya menjadi terlentang di sofa yang empuk...kusibak rambut m***nya yang rapi dan mulai kuciumi....harum.....
kujilat jilat clitorisnya...dan eranganpun makin keras membuatku makin cepat menjilatinya....dibantu jariku aku masukan jariku ke dalam m***nya....
oughhh....terusss...terus....iya..iiyaa...aghrrr.. .begitu erangan dia....hingga akhirnya aku ga tahan untuk memasukan Mr P ku ke dalam m***nya.

Akhhhhhh........
Aku terkejut akan jeritannya.....
Sakittt....
aduhhh....sakit banget......
akupun tidak jadi memasukkan Mr P ku karena erang kesakitan itu....
aku kembali menjilat dan terus menjilat sambil terkadang menarik narik clitorisnya.....
dan diapun kembali mengerang kenikmatan hingga bibir m***nya mulai basah
"ini dia" pikirku....
aku kembali memasukan Mr P ku secara perlahan.....
dan rasanya berhasil....dia hanya mengerang oughhh....aghrrr begitu saja tanpa mengatakan kesakitannya....
akupun mulai menaik dan menurunkan batangku...terus...terus dan makin cepat aku memompanya hingga kepala dia berpaling kanan kiri dengan cepatnya.....
meskipun agak susah aku terus memompa p****ku hingga pegal pinggul dan tanganku menahan badanku....
oughhh...agrhhhh....Mr P ku mulai berkedut....aghhhh....crootttt...crroottttttt..... aku keluar..oughhhh....langsung lemas badanku dan aku kembali menindih tubuhnya tanpa daya.....
Kulihat dia tersenyum...entah apa arti senyum itu.....yang ku tahu dia bangun dan menghampiri Mr P ku dan mulai mengulumnya....
Geli dan serasa melayang nyawa ini saat dia muali hisap hisap.....ternyata dia menyukainya.
Sambil menahan rasa geli itu...tangankupun mulai meremas remas t****nya...membantunya untuk kembali horny.
Terus,.....terus...dan terus hingga kami baru sadar bahwa Adzan sudah terdengar dan aku telah melupakan tujuanku pulang ke rumah....
Akhirnya kami mandi bersama,saling usap dengan sabun dan melakukannya sekali lagi dalam kamar mandi.
Oh,indahnya pengalamanku....

NB : Darah perawan yang menempel di sprei lupa aku photo sebagai bukti kenanganku




This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.