peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Downloads


ceritaku.5.peperonity.net

Akibat dari sifat sombongku..

Saya ingin menceritakan sebuah tragedi yang pernah terjadi pada diriku,ini
adalah cerita yang mutlak asli,disebabkan karena kebiadaban teman sendiri,
serta kesombongan dan sifatku.

Pada tahun 2004 lalu, saya tercatat sebagai mahasiswi dari sebuah perguruan
swasta di Medan.Perkenalkanlah, namaku Ira, 22 tahun, tinggi 160cm, berkulit
yang sangat putih, dan banyak orang baik cewe ataupun cowo mengatakan
kecantikan saya sangat khas dengan pinggul langsing , dan dada yang
proporsional dan tidak terlalu besar juga tidak kecil, saat itu saya juga
adalah mahasiswi tingkat IV.

Saya sendiri adalah wanita keturunan tionghoa yang telah bermukim di Medan
semenjak kakekku pertama kali ke Indonesia. Saya tinggal di sebuah perumahan yang elit di Medan sendiri, karena ayah ibuku adalah pengusaha yang kebanyakan menetap di Surabaya.
Semua temen kuliahku ( terutama pria ) selalu mengagumiku, mereka kebanyakan mengatakan kalau seandainya saya bisa menjadi pacar mereka , maka sudah tidak ada lagi penyesalan di dunia ini.

Namun secantik cantiknya diriku, tetapi ada yang tidak sempurna, yaitu sifatku yang sangat egois dan cenderung mempermainkan pria yang mengejarku.Saya sangat suka sekali menggoda pria dan seakan memberi lampu hijau kepada mereka yang mendekatiku.Setelah benar benar terpikat, acap kali saya ini menelantarkan mereka, maka inilah yang terakhir membuat tragedi malam jahanam itu terjadi.

Mengingat hal diatas, sebenarnya saya sudah mempermainkan lebih dari 50 pria di kampusku yang berniat memacariku, namun ketika saya meninggalkan mereka begitu saja, justru hal ini malah membuatku sangat senang, dan sangat kunikmati, sampai tragedi itu terjadi.

Malam pergantian tahun 2004 menuju 2005 ( old n new ) , saat itu saya sedang duduk di cafe bersama temanku yang bernama Leni, seorang gadis yang lumayan cantik dan sedikit lebih pendek dariku. Leni adalah kawan akrabku semenjak kuliah disini. Kami selalu bersama jika keluar jalan2 ataupun shopping dan sesekali kita juga clubbing. Ada beberapa gosip miring juga di kampus yang mengatakan kalau kami itu sebenarnya Lesbi, tetapi saya memastikan kalau saya sendiri mutlak bukan Lesbian.

Malam itu sekitar pukul 20.30 kita duduk di cafe LS di Medan, seperti biasa
cuman kita berdua saja. Setelah menikmati beberapa gelas Tequila, kita
berencana akan menuju ke Perumahan CA untuk menikmati malam tahun baru,
karena biasanya di sana sangat banyak pengunjung yang menyalakan kembang api untuk menyambut tahun baru.

Pada pukul 21.00, Leni mengatakan kalau ada temennya yang ingin
menghadiahkan kepadanya sesuatu barang yang tidak diucapkan kepadaku, lantas dia menuju ke tempat parkir. Selang 15 menit, Leni sudah balik dan duduk di kursi kembali. Karena Leni telah kembali saya ingin menuju ke toilet karena saya sendiri lumayan kebelet pipis.

Saya masuk ke toilet sekitar 5 menit, dan juga kembali.
“Len, kita cabut yok! Ntar takut macat panjang , karena menurut perkiraanku
sekitar pukul 22.00 pasti da macat banget.” Kataku.

” Okay Ra, Tequila-mu masih tersisa tuh, habisin ja Ra.” Timpal Leni.

Sekalian menunggu Bill, saya langsung meneguk habis tequila-ku yang masih
tersisa setengah gelas.

Seperti biasa, Leni yang membawa mobilku (Honda Stream) sudah mulai
menjalankan mobilku. Tetapi entah mengapa saya sendiri terasa pandanganku agak
kabur, saya sempat heran karena saya adalah seorang yang sangat jago minum. 10 Gelas tequila belum bisa membuatku mabuk. Tetapi hari ini lain dari yang lain, walaupun saya baru menegak 3 gelas, saya terasa sudah agak mabuk, dan terasa sangat lelah dan mengantuk.Dan tanpa sadar, saya tertidur.

Dalam tidurku, seakan saya sedang bermimpi, banyak orang yang berbicara
sambil tertawa keras. Seakan mereka sedang berbicara di dekat telingaku.
Saya sendiri juga tidak tahu kenapa, tiba2 terasa sangat dingin. Dan
kupandang sekilas tubuhku ternyata baju luarku telah terlepas dan yang
tersisa cuman pakaian dalamku serta bra. Saya sendiri masih merasa seperti
tidur dan setengah sadar. Sampai ada seorang pria yang kurang dikenal mulai
merabaku, serta mencium pipi saya dan berkata,”Ra, da bangun yah? Cemana? Apa lelap tidurnya?”

Saya lumayan terkejut, namun saya merasa seperti mimpi. Saya tidak
menolaknya, karena kupikir saya sedang bermimpi.
Tetapi lama kelamaan, baru mulai kusadari kalau saya tidak bermimpi.Karena
ciuman itu mulai merambat perlahan dari pipi ke leher ku yang jenjang. Ketika
pria itu mulai mencupangku.Saya telah lumayan sadar. Dan membelalakkan
mataku.

” Len…. Dimana kamu?”
” Lennn…. ”

Pria itu menjawab, ” Leni lagi masakin makanan kok, sabar aja yah Ra.”

Saya sedang berada di sebuah meja kayu dengan posisi terbaring, namun seakan tanpa tenaga. Dan Karena mulai sadar akan keberadaan dan keadaanku ini, saya mulai memberontak.
” Tolonnggg…. Len…. Tooolooongg !!”

Sesaat kemudian, Leni muncul dan berkata, ” ra, Welcome yah . ...

...Hari ini kamu
bakal puas deh, karena ada beberapa temen lama ingin berkenalan dengan
Adikmu(maksudnya M*M*Q-ku).”

Setelah itu saya mulai marah,” Lennnn… Sialan kau.. Kenapa kau lakukan ini
kepadaku ?”

” Kamu masih ingat dengan Rony ? ” kata Leni.” Dia itu adalah mantan
pacarku,gara gara kamu, apa yang kita bina itu hancur, kamu malah mengatakan kepadaku kalau Rony itu bukan cowo setia.Hari ini saya mau membalas dendam
dan rasa sakit hatiku. Malam ini kita jadikan bunga no 1 kampus kita menjadi
pelacur tingkat 1 di kota Medan .. Ha Ha Ha….”

Sesaat kata2 Leni menyadarkanku. Yah, cowo bernama Rony adalah teman akrab Leni, ternyata mereka pacaran, tetapi Rony juga pernah kugoda dan
kutinggalkan.

” Nah, sekarang uda sadar kan Ra? Tetapi semua telah terlambat, kali ini saya
sengaja membawa 4 orang orang yang pernah kamu tinggalkan. Yah, tentu untuk melampiaskan nafsu mereka kepadamu karena kamu tolak dan permainkan. Ha .. Ha .. Ha ..”

” Bangsat kamu Len, Keparat ,*** ( beberapa sumpah serapah kukeluarkan dari mulutku). ”

Lantas pria yang tadi mencupangku, langsung mencium bibirku yang kemerahan dan sangat seksi itu dengan perlahan. Tetapi karena saya sedang marah, saya langsung menggigit bibirnya sampai berdarah.
Tetapi anehnya pria tersebut tidak marah, malah tetap mencium bibirku seakan tidak mempermasalahkan kalau bibirnya yang telah kugigit sampe berdarah.
Setelah itu,dia cuman mengeluarkan sapu tangan dari kantongnya untuk
menghapus darahnya.

” Kalian perkenalkan diri dulu donk, supaya Ira ini ga penasaran siapa yang
memperkosa dan menggilirinya.. Ha Ha Ha …” kata Leni.

” Nah, yang pertama ini dan yang menciummu ini namanya Beny.Dialah master ide pemerkosaan ini. 4 orang lainnya saya rasa kamu da kenal semua .”

Sesaat saya melihat dengan menekuk leher ku, karena posisiku masi terbaring. Dan memang benar , Rony, Adi, Edward, Michael. Saya melihat mereka dengan jelas. Tatapan mereka seakan ingin menelanku.

” Ayo, bubar dolo. Kan uda janji kalo Beny duluan kan? Met nikmati yah Ra, hari ini kamu dijamin puas luar biasa kok. Ha Ha Ha…. ” Kata Leni.

Setelah itu, mereka berlima meninggalkan ruangan.

Tinggal saya dengan Beny. Dia mulai melucuti bajunya sendiri juga celananya.

Yang tinggal cuman CDnya yang berwarna hitam.Saya ingin bangkit dari meja kayu, tetapi entah kenapa saya tidak mampu.

Sendiku sangat susah digerakkan, mataku seakan akan mau tutup.
Beny yang dari tadi mengamatiku datang dengan perlahan dan mulai kembali
menciumku dengan sangat lembut. Setiap saya ingin memberontak, dia selalu
mendekapku.

Dengan satu tarikan maka BH ku telah putus, dia mulai menggerayangi buah
dadaku.
“Dadamu ini sangat indah sekali, aku telah bermain banyak wanita, tetapi
tidak ada yang sesempurna dirimu, Ra. U r perfect.” Katanya sambil tersenyum.

“Tolong, jangan perkosa saya … Plzzzz…. ” Kataku dengan memelas.
“Tenang ja Ra, kamu akan merasakan enaknya.. Kamu harus tegar, dan
menikmatinya supaya kamu merasa enak , Ok ?”

Di antara cowo cowo tadi sebenarnya cuman Beny saja yang belum pernah
kukenal.
Saya mulai menangis, tetapi dengan gentle Beny menghapus air mataku dengan sapu tangannya tadi.

Kali ini dengan kecepatan luar biasa, dia sudah mengulum putingku yang
berwarna merah muda itu. Dengan lahap, dan tidak penuh nafsu dia menjilatnya dengan pelan.Dan kadang dia juga menggigitnya kecil.

Saya yang belum pernah melakukan ML, malah terasa sangat nikmat.
Beny menghisap puting kananku sambil jarinya memilin puting kiri. Saya seakan sedang berada di awang awang. Dengan kondisi yang masi tersisa obat tidur(mungkin) yang diminumku.
Dengan sangat lembut, dia mengganti puting susu ku yang dijilat dan
dihisapnya.

Tetapi saya telah tersadar, langsung berontak.Dan menamparnya beberapa kali. Namun anehnya dia tidak marah. Malah kembali dia dekap aku dan mencium bibirku dengan sangat mesra. Ciuman seperti ini tidak pernah kurasakan, bahkan pacar pertamaku semenjak SMA tidak pernah menciumku begitu lembut.
Tanpa terasa saya mulai menikmati dan mulai membalas ciumannya.
Sekitar 5 menit dia menciumku, dan tanpa tersadar kalau Celana dalamku juga
telah dilepasnya.

Ciuman dari bibirnya kemudian turun ke perut, sesekali dia menjilati perut,
pusar, sehingga membuatku gelincang geli. Terakhir turun ke pangkal ...
Mulai Sekarang

...pahaku.
Dengan lembut dia mencium, menjilat dan mencari sesuatu disana. Dan setelah ketemu Beny menjilati dengan perlahan dan penuh perasaan. Sesekali dia menghisapnya. Pada saat itu seakan akan saya telah kehilangan kesadaran, otakku juga tidak bekerja lagi semestinya.Saya merasa sangat enak dan nyaman.

Setelah itu Beny Bangkit kembali.Tiba tiba saya merasakan ada sesuatu yang hangat dan tumpul telah bersentuhan dengan vaginaku.
Dan tanpa ancang ancang telah ditekan Beny dengan lembut. Pertama tama seakan mental.
Dan kemudian diulanginya beberapa kali sambil berkata, “Ra, kuatkan dirimu yah.”
Dengan kekuatan agak keras dia menghujamnya. Dan akhirnya masuk juga sekitar 1/2 dari kemaluan Beny. Lantas saya berteriak keras, ” Sakitt…. AWWwwww…

Adoohh,.. sakitttttttt…..”

Dengan cepat dia menciumku lembut dan mulai menggoyangnya secara perlahan selama 2 menit. Dikeluarkan dan dimasukkannya batang kemaluannya dengan gerakan dan tempo yang sangat pelan. Lama kelamaan kemaluan ku terasa sudah basah.Kemaluannya sudah terbiasa dengan rapatnya vagina ku.
Dia terus menggenjot, kali ini kecepatannya sudah mulai naik.
Saya ...
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.