peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


maria ozawa - Woman Asian
ceritaxxx.18.peperonity.net

Praktet ngentot sa'at pelajaran biologi

cerita dewasa+18


di smu – Namaku Ahmad. Saat ini
aku duduk di Kelas 3 SMA yang
sedang menunggu Ujian Nasional
alias
UAN. Aku akan menceritakan
pengalaman pertamaku dalam
bercinta. Kejadiannya sekitar
bulan November tahun lalu. Astrid
adalah seorang gadis cantik di
kelasku yang
tentu saja seksi, tubuhnya
ramping, dengan rambut
hitam sebahu, berwajah manis
dengan kulit
kecoklatan, walaupun
payudaranya tidak begitu
besar, mungkin lebih kecil dari
34A. Namun tetap saja
ia sering membuatku terangsang.
Setiap hari ia selalu menggunakan
rok sekolah diatas lutut. Sehingga
paha
dan celana dalamnya sudah
menjadi santapan sehari-
hari bagiku. Pahanya yang begitu
mulus sering
membuatku TURN ON, dan celana
dalamnya sering
menggoda hasratku. Hampir
setiap hari aku melihat
celana dalamnya, mulai dari putih
polos, biru, gambar beruang, pink,
hitam, dll. Astrid duduk di sebelah
kananku(di sekolahku tiap
orang satu meja). Setiap kali aku
berbicara atau
ngbrol dengannya dia sering
mengangkangkan
kakinya sehingga aku bisa
dengan jelas melihat motif
celana dalam yg dipakainya (entah
dia sengaja atau
tidak). Hal itu yg membuatku
senang ngobrol dengannya. Suatu
hari kelas kami diberi tugas untuk
membuat
laporan biologi tentang
reproduksi manusia dan
hewan. Dan aku dan Astrid
sekelompok berdua. Dan
pada hari Kamis kami
memutuskan untuk
membuatnya di rumah Astrid
sepulang sekolah. Pulang sekolah
aku langsung ke rumah Astrid.
Sesampainya disana aku lansung
disuruh
pembantunya langsung ke kamar
Astrid di lantai dua.
“Knock Knock”
Aku mengetuk pintunya, namun
tidak ada yang
menjawab. Lalu aku membuka
pintunya perlahan dan masuk ke
kamar Astrid. Ternyata Astrid
sedang tidur
terlelap dengan posisi telentang.
Astrid masih
mengenakan seragamnya lengkap
dan kaos kaki
masih menempel di kakinya.
Kemejanya agak
terangkat sehingga aku bisa
melihat perut dan
pusarnya. Roknya pun sedikit
tersingkap sehingga aku bisa
melihat dengan jelas celana dalam
yang
dipakainya(warna pink). Semua
itu membuatku
sangat terangsang dalam waktu
seketika. Namun aku
tidak berani membangunkannya
(mumpung
pemandangan bagus) maupun
berbuat macam-
macam kepadanya(maklum gak
pernah). Tapi aku semakin tidak
tahan, rasanya Penisku sudah
berontak. Lalu aku keluar dari
kamarnya dan ke
kamar mandi. Di kamar mandi aku
segera melepaskan celanaku dan
membebaskan burungku keluar
dan mulai
mengocoknya. Tiba-tiba aku
melihat sebuah celana
dalam bermotifkan beruang
(seperti yang pernah aku
lihat )tergantung di gantungan.
Tanpa pikir panjang
aku langsung mengambilnya dan
mulai menggesek- gesekannya ke
Penis ku yang tegang dari tadi.
Ternyata begitu lembut CDnya
Astrid, lalu aku
semakin mempercepat
kocokanku. Dan akhirnya
“Crot………….crot………………
crot………..” Sambil
membayangkan Astrid sedang
mengulum Penisku. Celana dalam
Astrid menjadi penuh dengan
spermaku. Lalu setelah
membersihkan Penisku aku
kembali ke kamar Astrid. Dan
ternyata ia telah
bangun.
Aku : “Kamu uda bangun Jo. Aku
uda dateng dari
tadi tapi kamu lagi tidur jadi aku
gak tega bangunin kamu.”
Astrid : “Aduh maaf, gw tadi
ketiduran. Ywd kita
langsung mulai yuk bikin laporan.
Maka kami pun mulai
mengerjakan laporan biologi
tugas kami. Tiba-tiba Astrid
bertanya, ”Ereksi tuh
apaan sih?Gw penasaran nih,
jelasin donk”
Aku : “Ereksi itu pengerasan pada
alat kelamin pria
yang disebabkan oleh saraf dan
pembuluh darah
sebagai akibat dari suatu
rangsangan tertentu.” Astrid: “Itu
sih aku juga tau. Tapi aku masih
penasaran ereksi tuh kyk paan.
Jelasin lagi donk yang
detail.”
Pertanyaan Astrid membuatku
terangsang lagi. Dan
aku pun mulai berpikiran macam-
macam.
Aku : “Klo gitu kamu mo lihat
ereksi kyk pa?” Astrid:”Nakal
kamu! Tapi boleh juga. Mank
boleh?”
Maka aku langsung membuka
celana panjang dan
celana dalamku. Astrid langsung
terperangah melihat
penisku yang sudah tegang.
Ukuran penisku sekitar
15.5cm.
Astrid:”Wah gila, baru pernah gw
liat punyanya cowo!”
Lalu Astrid dengan polosnya
menyentuh dan meraba-
raba penisku. Rasanya seperti
tersengat listrik yang
membuatku nafsu untuk
menyetubuhi Astrid.
Dengan segera kudekatkan
tubuhku dengan tubuhya
dan mulai mencium bibirnya. Aku
langsung melumat bibirnya
dengan nafsu. Semula Astrid
memang diam
saja. Namun akhirnya dia
membalas ciuman-
ciumanku. Aku membalasnya lagi
dengan semakin
agresif, kuemut bibir bawahnya.
Kuemut lidahnya.
Dan ia pun mengemut lidah ku.
Lalu ciumanku semakin
merajalela. Aku mulai menciumi
telinganya yang bersih. Mengemut
dan
menjilati telinganya. Tanganku
pun yang tadinya diam
mulai menyentuh dan meremas
payudaranya.
Terdengar suara nafas Astrid
yang semakin
tersengal-sengal. Agh…agh….agh…
agh….
Lalu aku turun menciumi lehernya
dan terus meremas payudaranya.
Lalu aksi kami berlanjut di
ranjang. Aku
segera membuka bajuku
sehingga aku tidak
memakai apa-apa lagi. Dan aku
pun mulai membuka
kancing kemeja Astrid satu per
satu sambil
menciuminya. Begitu melihat
payudaranya yang
masih terbalut Bra berwarna
putih dengan tali biru. Aku pun
langsung menciumi payudaranya
yang
kanan dan tangan kanan ku
meremas payudara yang
satunya lagi. Sepertinya Astrid
semakin menikmati permainanku.
Ia menyuruhku untuk membuka
kait branya. Aku
tentu saja menurutinya. Sambil
membuka kaitnya aku
menjilati punggungnya dalam
posisi telungkup. Lalu
kutelentangkan dia kembali.
Langsung kuburu kedua
payudaranya yang imut. Kuemut
dan kumainkan pentilnya dalam
mulutku sambil tanganku yang
satunya lagi meremas
payudaranya yang lain. Kujilati
terus putingnya sampai terasa
mengeras. Payudaranya memang
lembut dan indah sekali . Memang
ini merupakan pengalaman
pertamaku
melihat dan merasakan payudara
seorang wanita.
Akupun mulai melakukan
pergerakan kebawah. Aku
ciumi dan jilati kakinya, lau ke
betisnya yang seksi
dan kusingkapkan rok abu-
abunya (tanpa
membukanya) agar aku bisa
merasakan kelembutan pahanya
yang mulus sambil mendengarkan
suara
Astrid yang kegelian. Lalu kuciumi
celana dalamnya sampai basah.
Lalu
kutarik dan kulepaskan celana
dalamnya. Terlihat
kemaluannya yang ditumbuhi
bulu-bulu halus. Lalu
Astrid berkata ”Mo ngapain Hen?
Jangan dimasukin
ya!” Karena kasihan aku pun
menutup niatku untuk
memasukkan penisku. Namun aku
tetap menciumi dan menjilati
vaginanya
yang terlihat merah dan agak
sedikit basah (munkin
ini yang dibilang becek). Hal ini
membuatku tambah
nafsu. Aku terus menjilati dan
memasukkan lidahku
kedalam vaginanya. Astrid pun
mulai menggeliat.
Nafasnya semakin tidak teratur.
“Agh..agh..agh..agh.” Lalu
tanganku pun ikut
meraba-raba bibir vaginanya, dan
sepertinya
kutemukan klitorisnya. Karena
begitu tersentuh
tubuhnya langsung menggeliat
dan mengeluarkan
suara yang semakin keras.
Suaranya tersebut
membuatku semakin
mempercepat gerakan lidah dan
tanganku. Dan tiba-tiba keluar
cairan yang berbau
seperti cuka dari vaginanya.
Sepertinya Astrid
mencapai orgasmenya. Dengan
lahap kujilati cairan
tersebut. Astrid terlihat sangat
menikmati orgasmenya. Aku
pun iseng mengesek-gesekkan
penisku ke bibir
kemaluannya. Tiba-tiba Astrid
menyuruhku,”Lagi
hen, lagi hen. Masukkin!”
Walaupun kaget, aku
sangat senang mendengarnya
(inilah yang kutunggu-
tungggu). Dengan sigap aku
memulainya. Aku :”Ok, dengan
senang hati sayang.”
Aku mulai memasukkan penisku
ke vaginanya. Seret
sekali vaginanya. Awalnya sulit
untuk memasukkan
penisku ke vaginanya. Dan
sepertinya Astrid agak
kesakitan.
Astrid:”Egh…Pelan-pelan Hen!”
Aku : “Tahan dikit Jo, bentar lagi.”
Dengan sedikit dorongan aku
berhasil memasukkan
penisku. Aku pun mulai
melakukan gerakan maju
mundur (posisi konvensional).
Benar-benar nikmat
rasanya . Penisku seperti diurut-
urut. Agh…agh…agh.
Astrid pun mulai mengikuti
gerakanku. Dan suara Astrid
makin lama makin keras. Lalu aku
segera
mempercepat gerakanku sambil
mencium
payudaranya. Lalu Maju-mundur,
maju-mundur, maju-
mundur. Namun setelah
dipercepat aku kembali
memperlambat (kayak waktu coli
system tarik-ulur).
Kira-kira setengah jam tarik-ulur
aku mempercepat gerakanku.
Maju-mundur,maju-mundur…Dan
tiba-tiba
Astrid berkata:”Gak tahan Hen!
Cepet –cepet!” Lalu
tiba2 terasa ada air muncrat ke
penisku. Rupanya
Astrid sudah orgasme. Tidak lama
kemudian rasanya
penisku sudah 80% ingin
memuntahkan sesuatu.
Segera aku cabut penisku karena
takut Astrid hamil. Lalu kujulurkan
penisku ke wajah Astrid dan
kusuruh
mengulumnya. Enak sekali
rasanya. Terasa lidahnya
menjilat-jilat kepala penisku. Lalu
kuajarkan dia
mengocok penisku. Ia pun mulai
mengocok penisku.
Aku :”Agh….agh….Terus jo….lebih
cepet lagi….Uda
mo keluar nih.” Crot….crot…crot…
crott….crotttt…Spermaku akhirnya
keluar juga dan kutumpahkan
semuanya di mulut
Astrid. Ternyata Astrid
menikmatinya spermaku. Ia
menelan habis semua spermaku
dan membersihkan
kepala penisku dari sisa-sisa
spermaku.
Karena lelah Astrid tertidur
dengan lelap. Dan aku pulang ke
rumah. What a great day!!!Klo
begini
Sering-sering aja bikin laporan.
Keesokan paginya kami bertemu
lagi di kelas. Lalu dia
berbisik kepadaku, ”Celana
dalamku yang beruang
kemarin kamu apain? Ehm…
kapan-kapan kita bikin
laporan lagi ya.”


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.