peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Multimedia gallery


coklat.peperonity.net

Mengenal Lebih Jauh Vaginismus (Artikel)

"Saya belum merasakan seperti apa bercinta itu, saya tak bisa melakukannya," ujar Sita (25), dengan wajah murung. Sita, bukan nama sebenarnya, mengaku merasakan kesakitan saat suami mencoba melakukan penetrasi. Saat dia berkunjung ke dokter, Sita divonis mengidap vaginismus.

Wah, apa ya vaginismus? Ini adalah sebuah kondisi kontraksi otot polos (otot tidak sadar) di sekitar pintu masuk vagina, yang membuat penetrasi menyakitkan atau tidak mungkin dilakukan. kelompok otot yang terlibat dalam kondisi ini adalah kelompok pubococcygeus (PC).

Dalam kasus vaginismus, otot PC mengejang, mengetat menutup pintu masuk vagina. Sedangkan dalam kasus yang normal, seharusnya otot PC tidak mengejang, sehingga pembukaan vagina memungkinkan mengakomodasi penis pasangan.

Refleks otot polos di vagina dapat dipicu oleh upaya saat senggama dengan mendekat atau masuknya penis ke vagina dan atau obyek lain seperti tampon, jari dokter atau bahkan jari Anda sendiri. Kekejangan otot menyebabkan tak mungkin pintu vagina dimasuki apapun. Saat mengetat, upaya untuk memasukkan benda apapun ke area genital perempuan amatlah menyakitkan dan tentu saja tidak nyaman. Kekejangan otot di area bawah ini juga dikaitkan dengan kelompok otot lain yang bahkan menghalangi Anda bernapas. Namun biasanya jika upaya memasukkan sesuatu ke vagina berakhir, maka otot itu akan rileks dan kembali normal.

Tingkat keparahan vaginismus bervariasi ada setiap wanita. Sebagian masih dapat menyisipkan tampon dan menyelesaikan pemeriksaan ginekolog namun tak bisa dimasuki penis. sebagian perempuan lain bahkan mengaku area bawahnya tak bisa dimasuki apapun.

Perlu Anda tahu, vaginismus tidak terjadi karena abnormalitas fisik dari genitalia. Beberapa perempuan heran apakah vaginanya terlalu kecil untuk dimasuki penis, atau barangkali mereka tak punya lubang vulva sama sekali sehingga seks terasa sulit. Namun sejatinya kasus vaginismus bisa dipahami, khususnya saat otot di sekelilingnya kejang, maka mereka tak mau membuka. Dan ini tak ada hubungannya dengan besar atau kecilnya alat genital.

Apa penyebab vaginismus? Bagi sebagian besar perempuan, vaginismus menjadi hal yang amat mengagetkan, sekaligus menyedihkan. Otot tidak sadar yang harusnya tidak kejang saat aktivitas senggama, tanpa 'seizin' empunya malah mengejang dan menutup pintu masuk bagi organ genital pria. Bayangkan apa rasanya untuk si perempuan dan juga pasangan. Tentu menyakitkan.

Perempuan dengan vaginismus merespon seks dan punya hasrat bercinta laiknya wanita normal (baca: tidak dengan vaginismus). Kasus vaginismus memang membuat frustasi karena baik anda dan pasangan tak bisa menikmati indahnya bercinta.
Pertanyaannya adalah, mengapa tubuh beberapa wanita bereaksi seperti ini? Hal negatif yang mungkin menjadi penyebab munculnya keluhan ini antara lain:

1. Pelecehan seksual di masa lalu
2. Kekerasan dalam rumah tangga
3. Senggama yang menyakitkan karena kondisi fisik/medis
4. Ajaran agama yang sangat ketat dan pemahaman yang salah mengenai seks
5. Kurangnya pendidikan seks
6. Pola asuh yang terlalu kaku/kolot
7. Tidak tahu sama sekali mengenai seks, sehingga takut saat melakukannya


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.