peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Multimedia gallery


coklat.peperonity.net

Seks Sempurna Tanpa Penetrasi (Artikel)

Seks Sempurna tanpa Penetrasi Anda beranggapan seks koital, seks "sempurna" dengan penetrasi, adalah segalanya? Salah. Seks tanpa koitus, tanpa penetrasi, terkadang bisa menjadi variasi yang lebih nikmat. Ini bukan alasan karena Anda haid, hamil, atau sakit. Tidak. Seks non-penetrasi bisa menjadi api sensasi yang lebih dari pada seks umumnya.

Benar, anggapan seks penetrasi sebagai seks sempurna nyaris tak terbantahkan. Tapi, harus disadari, terkadang seks koital dapat menjadi rutinitas yang "menjemukan", apalagi jika terjadi dengan kemiskinan variasi. Nikmat yang didapat nyaris tanpa kejutan, tertebak. Seks non-penetrasi justru akan membuang kebosanan itu. Seks nom-penetrasi dapat diibaratkan ciuman pertama dari kekasih.

Bayangkanlah! "Ketika pacaran dulu, kami pernah mencuri-curi melakukan hal yang dilarang. Ya tidak sampai kebablasan sih, karena kami melakukannya dengan ketakutan diketahui orang tua. Tapi sensasinya, menggeletarkan. Dahsyat," cerita Lita. "Kini kami sadari, kehangatan dan keintiman, ternyata tidak hanya terjadi ketika kami bersebadan. Sesuatu yang tanggung, ternyata sangat membuat ketagihan," terangnya, tertawa. Sesuatu yang tanggung? Ya, sesuatu yang pasti pernah Anda rasakan saat berpacaran. Ingin meneruskan, tapi takut. Tak ingin berhenti, tapi harus. Mau meledak, rasanya.

Nah, sensasi itulah yang dapat Anda ciptakan dengan seks non-penetrasi. Dan, yakinlah, pasangan Anda akan mendapatkan kehangatan yang lebih dengan cara ini. Tapi, bagaimana caranya? Ciptakan kejutan. Misalnya, pilih tempat yang romantis, yang tak pernah dia duga, seperti ruang tamu, dapur, ruang kerja, di kamar mandi, atau di dalam mobil. Dia pasti akan terkaget melihat pilihan tempat Anda. Tapi jangan terburu-buru, Anda harus pahami tahap seks tanpa penetrasi ini. Pertama, Anda jangan membuka seluruh pakaian, demikian juga dia. Usahakan "pembukaan" pakaian itu terjadi dengan sendirinya, seiring aktivitas kemesraan. Dan jangan beri tangannya kesempatan untuk mencopot pakaian terakhir Anda. Ini akan membuat rasa penasarannya kian panjang. Bila dia mulai memaksa, minta dia untuk diam, dan Anda dapat melakukan masturbasi mutual.

Pemandangan ini akan membuat dia terbakar. Visualisasi Anda memasturbasi akan meledakkan dirinya. Dan jika dia mulai terengah, dekati kembali, dan lakukanlah fellatio dan minta dia untuk melakukan cunnilingus . Kedua seks lidah ini akan membuat pemanasan kian mendekati titik didih. Jika dia sudah terengah, dan meminta lebih, lakukanlah femoral intercourse. Caranya, letakkan penis di antara paha dan ingat, jangan menginsersikannya ke dalam vagina. Batasi insersi ini jangan sampai dia "meledak" karena Anda dapat memvariasikannya dengan intermammary intercourse, yakni meletakkan penis di antara payudara. Yakinlah, tindakan ini sangat-sangat seksi dan visualisasinya sangat-sangat menggairahkan. Dan jika dia ingin "meledakkan" dirinya di sini, atau dalam "felatio" yang dalam, itu tinggal Anda yang menentukan. Wah, wah, pasti sudah tidak sabar ingin mempraktikkannya ya? Silakan, silakan....


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.