peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


colours.of.life.peperonity.net

=> Judgement Day - When ? <=

`When the judgement day was happen?` approximately, many human ask it for some day later.

`One week again, the judgement day will come`
Do you believe or not about this declaration? Cmon check this investigation out.

Kedatangan kiamat besar yang merupakan suatu misteri ini tidak malah membuat orang diam untuk memprediksikannya, sebaliknya, sebagian manusia pun ramai-ramai memberikan ramalan kapan kiamat itu datang.
Ambil salah satu contohnya yaitu Nostradamus, seorang peramal Yahudi beragama Kristen dari Perancis (1503-1566), merupakan peramal yang sebagian ramalannya di yakini sebagai ramalan tentang waktu dan keadaan terjadinya kiamat. Dalam kitabnya "Centuries", ia menulis ramalan-ramalan tentang banyak hal dalam 4 baris syair (Quatrain), tiap seratus syair ia kumpulkan dan ia namakan 1 century.

Sebagian ramalannya yang di anggap sebagai indikasi terjadinya kiamat adalah Century 9 Quatrain 83 : "Matahari pada derajat 20 rasi bintang Taurus (1-10 Mei 2000). Akan terjadi gempa bumi besar, panggung besar yang penuh akan rusak, kegelapan dan kekacauan terjadi di udara, angkasa, dan bumi. Ketika itu orang-orang kafir memanggil-manggil Tuhan dan orang-orang suci". Juga pada Century 4 Quatrain 67 : "Pada tahun dimana Saturnus dan Mars sejajar menyala. Udara sangat kering, sebuah komet panjang. Dari tempat tersembunyi menyalakan sebuah tempat agung membakar panas. Hujan sedikit, angin panas, peperangan dan serangan-serangan terjadi". Ramalan ini lebih di yakini lagi ketika pada awal bulan Mei 2000. Namun akhirnya kiamat versi Nostradamus juga tidak terjadi.

Kepercayaan bahwa kiamat akan terjadi pada pergantian millenium juga di perkuat oleh keyakinan orang-orang Nasrani bahwa tiap seribu tahun sejak kelahiran Yesus, iblis muncul di dunia untuk memproklamirkan peperangan terhadap manusia. Sehingga kekacauan-kekacauan, perang, wabah penyakit, kekeringan, bencana alam akan banyak terjadi. Apalagi dengan adanya angka 9 pada tahun 1999 memperkuat keyakinan sebagian orang akan munculnya seorang iblis. Karena menurut kepercayaan sebagian kaum Nasrani, kemunculan angka 666 (baiklah 3 angka 9 pada 1999) adalah pertanda munculnya Raja Teror yang agung yang Anti Kristus. Hal ini juga terdapat dalam ramalan Nostradamus Century 10 Quatrain 72.
Keunikan 3 angka 9 pada 1999 tak ketinggalan juga pernah membuat ribut di Indonesia, terutama pada tanggal 9 September 1999 jam 09:09:09. Sampai-sampai di kota-kota kecil di Indonesia pun ada orang-orang tidak berani keluar dan beraktivitas seperti biasanya, karena mereka khawatir akan ada kiamat yang menimpa mereka. Akhirnya detik-detik pada hari itu di lalui juga dengan selamat.

`Yang benar-benar mengetahui`
_______________________________
Khusus mengenai kapan terjadinya Kiamat, Allah benar-benar menyembunyikannya dari pengetahuan Makhluk-makhluk Nya.
"Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya esok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".(Q.s Luqman:34).
"Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah Swt, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". (Q.s Al-A'raaf:187).
Bahkan ketika Rasulullah di tanya oleh Malaikat Jibril tentang kapan terjadinya Kiamat, beliau menjawab : " Yang di tanya tidak lebih tahu dari pada yang bertanya". Yang artinya, Rasulullah pun tidak tahu kapan terjadinya kiamat. Jika Rasul, penghulu seluruh umat manusia dan Malaikat Jibril, Malaikat yang tertinggi pun tidak mengetahuinya, apalagi kita yang hanya manusia biasa. . . ? ? ! ! !
Sesungguhnya perkataan mereka tentang hari kiamat hanyalah berdasarkan persangkaan dan hembusan-hembusan dari setan.

`Tanda-tanda kiamat`
________________________________
Waktu tepat terjadinya kiamat memang tidak pernah di beritahukan oleh Allah, tapi para Rasul senantiasa di beri tahu tentang tanda-tandanya. Rasul bersabda :

"Sesungguhnya (Kiamat) itu hanya akan terjadi jika sebelumnya telah menyaksikan sepuluh tanda-tandanya. Lalu beliau menyebutkan, 'Ad-Dukhan (kabut), Dajjal, Ad-Daabah (Binatang melata yang dapat bicara), terbitnya matahari dari Barat, turunnya nabi Isa bin Maryam, (keluarnya) Ya'juj dan Ma'ju, tiga kali gerhana, yaitu gerhana di timur, di barat dan di tanah Arab, dan yang terakhir dari tanda-tanda itu adalah api yang keluar dari negeri Yaman, yang akan menggiring mereka ke padang Mahsyar". (H.R Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Sebagai seorang muslim, tidak boleh menolak mengimani tanda-tanda tersebut. Hanya karena tidak sesuai dengan akal dan teknologi manusia zaman sekarang. Bila salah satu dari tanda-tanda tersebut belum tampak muncul di dunia, maka kiamat belum lah tiba, namun jika sebaliknya, maka kiamat pun segera tiba.
Jika ada orang yang berkata bahwa kiamat akan datang, maka lihat dahulu apakah di dunia masih ada orang-orang yang mengumandangkan Adzan, berdzikir, atau menyebut asma Allah.
Dari Anas, menyebutkan bahwa Rasulullah bersabda yang artinya : "Tidak akan terjadi kiamat sampai di bumi Allah tidak di sebut-sebut lagi (lafal) Allah". (H.R Muslim).
Pada saat kiamat terjadi, setelah tanda-tanda besar muncul semua, orang-orang sudah tidak lagi menyebut nama Allah, sudah tidak hidup lagi orang-orang yang baik, semua orang yang masih hidup dan mengalami kiamat adalah orang-orang yang paling jelek dan jahat. Sebagaimana di riwayatkan dari Ibnu Mas'ud bahwa Rasul bersabda :
"Kiamat tidak terjadi kecuali pada orang-orang yang paling jahat". (H.R Muslim).
Lalu bagaimana orang-orang beriman dan berperilaku baik ? Apakah mereka telah mati semua ? Dari An-Nawwas bin Sam'an, Rasul bersabda yang artinya :
". . . . .Saat mereka dalam keadaan demikian, Allah mengirimkan angin yang sejuk, melewati bawah ketiak mereka, mencabut nyawa setiap mu'min sehingga tinggal lah orang-orang jahat yang bersuka ria seperti keledai. Pada merekalah kiamat terjadi". (H.R Muslim)


Dalam riwayat yang lain Rasul bersabda : "Allah mengirimkan angin dari Yaman, lebih lembut dari Sutera. Angin itu mencabut nyawa setiap orang yang di hatinya terdapat iman walau sebesar Dzarrah". (H.R Muslim).
Di cabutnya nyawa orang Mu'min dan Muslim ini tidaklah terjadi sebelum keluarnya Dajjal, turunnya Isa, keluarnya Ya'juj Ma'juj, dan munculnya binatang melata yang bisa berkata-kata karena pada waktu itu orang-orang mu'min dan muslim masih ada. Ketika masa-masa itu berakhir, barulah angin pencabut nyawa yang lembut tersebut keluar melaksanakan tugasnya sehingga di dunia hanya tersisa orang-orang jahat dan terjadilah kiamat pada mereka.

Oleh karena itu, kita semua wajib tidak percaya celotehan ramalan orang tentang kepastian waktu terjadinya kiamat. Alasan pertama, ilmu tentang kapan kepastian datangnya kiamat hanyalah Allah yang tahu. Yang kedua, tanda-tanda besar kiamat belum lah hilang dari muka bumi. Yang pasti, persiapkanlah diri kita masing-masing, karena toh kiamat kecil mendatangi kita bisa kapan saja tanpa tanda-tanda yang jelas.


. . . . .Wallahu a'lam. . . . .


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.