peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


img a
ehmmm.peperonity.net

NIKEN PUSPARINI

tue,23.11.2010

Sore itu udara jakarta masih terasa panas. Akupun tak sabar ingin sampai di tempat peraduanku untuk melepas penat. Segera ku percepat langkah kaki ini menuju shelter busway. Kebetulan tadi bu Bella menitipkan dua paket pizza buat Kak tono dan diriku tentunya. "Hmmm, pasti enak neh" pikir ku dalam hati.
Tak lama kemudian busway yg kunantipun berhenti dan akupun bergegas masuk.
"Hey !"
"Astaghfirullah " ku terperanjat, tiba-tiba sosok jamal mendekati ku.
"Baru pulang kerja neh?" ujarnya
"Heeee... Iya mas", jawabku kikuk
"Baguslah kalau gitu. Jadi bisa ngeringanin pengeluaran si Tono."
"Emang kak tono kenapa, mas?"
"Lho, emang kamu ga tau ya?"
aku cuma bisa menggeleng
"Makanya kamu tuh harus tau diri dong. Udah enak dikasih tumpangan gratis. Tapi..."
"Udah mas buruan jelasin ada apa dgn kak tono?" tanyaku penasaran
Akhirnya panjang lebar mas jamal jelasin semuanya. Nggak nyangka kak tono punya utang segitu banyaknya.
"BENER MAS ! 500 JUTA !!!" aku menarik-narik baju mas jamal.
Mas Jamal cuma bisa mengangguk.
"PUTRA GA PERCAYA !!!"
"Itu urusan kamu, tp mungkin ini bisa buat kamu percaya" tiba-tiba mas jamal mengeluarkan secarik surat perjanjian bermaterai.
Dan akupun dibuat semakin ga percaya. Dalam surat tersebut menjelaskan bila dalam waktu seminggu lagi kak tono akan dijebloskan ke penjara bila tak sanggup melunasi hutang-2 nya.
Mataku ga berkedip sedikitpun meneliti otentifikasi surat berkekuatan hukum tsb. Siapa tau aja ini cuma akal-akalanya si jamal saja.

"Lalu mas jamal tau siapa Niken Pusparini?" aku menunjuk nama yg tertulis dlm srt tsb.
"Maksudmu bu Niken?"
"Ya semua orang pasti tau siapa dia. Pengusaha sekaligus janda pemilik hotel ternama itu kan"
"alamatnya?" lanjutku
"Udah kamu datangi aja hotelnya"
Aku terpaku bisu mendengar nasihatnya. Aku ga menyadari kalau sebenarnya aku tlh masuk dlm perangkap liciknya.
"Aku sarankan kamu datangnya malam saja. Kalo pagi dia sibuk sekali mana mungkin dia mau menemuimu"

*********
Antara ragu dan bimbang, aku memberanikan diri mendatangi bu niken di hotelnya.
Akupun segera menghubungi resepsionis untuk membuat janji lalu menunggunya di ruang lobi.
Lima belas menit kemudian, aku dipersilahkan masuk ke ruang kantor bu niken.
"Wow..." benar-benar mewah kantor nya.
Sesosok wanita empat puluhan menatapku dg tatapan yang... Ah, entahlah aku ga tau maksudnya. Beginikah cara wanita kaya menerima tamu?
Dia hanya sedikit berbicara,"Jadi kamu yang namanya Syaputra?"
"Ya bu" Aku mengangguk
Kemudian bu Niken menjelaskan semua tentang Hutang-2 Kak Tono.
"Masalah sebenarnya adalah kakakmu itu gak mau menyelesaikan kontrak kerjanya sebagai gigolo di hotel ini"
"Padahal tinggal setahun lagi"
"Tp ini masalah perjanjian bisnis, bila ia tdk merampungkan kontrak kerjanya maka ia harus membayar denda sebesar itu."
"atau kamu bersedia menggantikan dia menyelesaikan kontrak kerjanya" Bisik Bu Niken
"Aku ga percaya!!!"
"Boleh saja kamu ga percaya, namun dlm bulan ini akan ada polisi yang menangkap kakak mu"
Aku tertunduk lesu. Aku benar-2 ga percaya kalau orang sebaik mas tono ternyata melacurkan diri.
"Tolong bu kasih putra waktu" Pintaku
"Ya tapi cuma sampai besok malam karena besok malam banyak tamu-2 hotelku yang datang."
*******

Sepulangnya dari sana aku ga bisa tidur. Pikiranku cuma fokus bagaimana caranya kak tono bisa bebas dari kontrak kerja itu.
Esoknya aku langsung menemui bu niken lagi.

"Tolong bu batalkan kontrak kerja tsb." Rengekku
"GA BISA" Bentak bu niken
"Aku udah bayar byk pada kakak mu"
Suasana tiba-2 hening. Aku menangis ga tau hrs berbuat apa. Haruskah aku mjd gigolo menggantikan tugas kak tono.
"Baiklah bu NIken aku bersedia"
Mata bu niken membelalak lalu tertawa penuh kemenangan.
Tangannya meraba-raba dadaku lalu pantat dan berakhir pada penisku.
"Bagus"
"Aku yakin kamu msh perjaka"
"Udah pernah punya pacar?" tanyanya
Aku menggeleng
"dugaanku benar kamu pasti belum pernah ML"

"Hah kalo gini bagaimana kamu bisa memuaskan pelanggan ku?"
"Begini saja untuk malam ini aku akan melatihmu" Gimana?
"terserah bu niken aja"
"sekarang kamu masuk ke ruang casanova" seraya menunjuk pada salah satu ruang tak jauh dari tempatku berdiri
******
Tak lama kemudian aku dibawa salah seorang karyawannya menuju ruang tsb.
"Wah benar -2 spt istana"
aku tak henti-hentinya memegang kain sprei nya
"kasurnya juga empuk"
Tanpa ku sadari aku berbaring di tempat tidur.
"Hmm,udah lama nunggu ya" suara bu niken .
"buka bajukamu"
Tangan nya mulai menari-menari diatas punggungku. aku mencoba berbaring namun,"ahhhhhggghhh...." mulutku ini diserang ciuman ganasnya.
"Ayo putra" rengek bu niken
Tangannya itu tlah berhasil melepaskan bajuku .Dadaku menjadi santapan lezat nafsu nya. Belum lagi sekarang tangan kirinya merogoh masuk ke celanaku dan meremas-remas Mr.P
Ahhh...ahhh...ahhhh aku dibuat keasyikan. Dia mulai meng-oral penisku. Lama sekali hingga aku tak tahan untuk ejakulasi. Air mani ku membuncah keluar diatas wajahnya. Ah dia menjilati air maniku.
Belum puas dgn aksinya lalu dia duduk diatas perutku dan mencoba memasukan penisku ke liang vaginanya.Awalnya aku kikuk tp...
imanku tlah jebol aku mulai menikmati setiap aksinya. Dia bergerak-gerak diatas tubuhku membuat penisku keluar masuk didalam lubang vaginanya yang masih legit itu.
Ku coba balas meremas kedua payudaranya "ah betapa kenyalnya" lalu aku jilat clitorisnya
"AAAAAARGGGHHH" Membuatku ga tahan utk bersenggama lagi. Ku masukan penis ku, "Aaauuggggghhhh...aaaauuuugggghhh...arrghhhh..."
Dia menjambak-jambak rambutku mengerang penuh kesakitan ga kuat menahan seranganku
Akupun ga mau kalah ku terus menggenjot energi ku,
"Aaahh...aaaaaaaaaaaa.......
Crrroooot Crrrroooottt....
dan akupun mencapai klimaks Spermaku memenuhi liang vaginanya.
Aku menghela nafas. Tubuhku bermandikan
keringat Bercampur dg air mani yang membuncah dimana-mana. Membuatku lengket dan tak berkutik dalam dekapan wanita berkepala empat itu.
Dia mengelus-elus dadaku dan mengecup-ecup seluruh wajahku.
"terima kasih putra atas kenikmatan yg kau beri malam ini"
Aku membalasnya dg kecupan yg plg mesra di bibir sensualnya.
Bu Niken meronta-ronta dan memintaku utk melanjutkan ronde yang ke-5
Aaaaaaaaaaaaaaaarrrrggghh...


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.