peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


img
ehmmm.peperonity.net

PEKERJAAN BARU

._.:*:._.
*_[24.08.2010]_*
._.*:._.:*._.

Esoknya...Aku menuruti saran mas tono. Pagi-pagi buta, sblm shubuh aku telah mempersiapkan diri. Yah, karena hari ini aku akan melakukan test interview dan mungkin sekaligus hari pertama aku bekerja. Bener-bener deg-degan... "Udah biasa aja lagi ", ujar mas tono "kamu udah siap? Yuk berangkat"
"siap boz !!" kelakar ku menyembunyikan suasana hatiku yg sbnrnya ga karuan.
*****
Jam 7 lewat 30 menit, aku dan mas tono udah sampai di sana, sebuah restoran jepang siap saji. Lalu, akupun dipertemukan dg mbak vivi manager nya. Hmm... Cantik juga
"bener ini adikmu, ton ?" kata mbak vivi membuka percakapan. "yah, gitulah. Masih ada tempat kosong kan?" jawab mas tono sambil tersenyum simpul. "yah, baru kali ini kamu merespon ucapanku. Emang sih di sini masih butuh 1 tenaga buat bantuin di bag.delivery". Mbak vivi mempersilahkan kami masuk ke ruangannya. "Adik kamu tahu area daerah sini kan"
aku mengangguk. "untuk hari ini kamu bisa bantu-bantu dulu di bag.purchasing. Mudah kok" mbak vivi menjabat tangan ku," selamat bergabung di restoran kami". Lalu, aku di antar di bag.purchasing menemui mas adhi, kepala divisinya. Mas tono mengajak mbak vivi keluar ruangan. Tampaknya mereka sangat akrab banget. Kuliat mbak vivi mencoba merangkul -rangkul tangan mas tono. Hmm... Kupikir itu lbh baik. Setidaknya bisa mengobati penyakit mas tono.
****

Pagi itu berjalan sgt cepat. Mungkin karena aku keasyikan dg pekerjaan baruku. Selain itu, karena mas adhi orangnya ramah dan sabar menjelaskan apa yg mjd pekerjaanku. " oh ya sebentar lagi jam istirahat. Tolong kamu rapikan pekerjaanmu segera". Senyum mas adhi. "biasanya kalau karyawan disini istirahat, dimana?" tanyaku.
"udah ntar kamu istirahatnya ma aku aja. Soalnya giliran biar ada yg jaga"
****

Di luar dugaanku, di sela-sela jam istirahat itu mas adhi menjelaskan seb.rahasia yg ga pernah aku duga sebelumnya. Sebuah rahasia kalau dulunya Mas tono berpacaran dg mbak vivi, manager baru ku. "lho mas adhi, kenapa mereka harus putus?" selidikku. "yah, setelah boz kita tau kalau kakakmu itu gay. Awalnya mbak vivi mau menerima, tapi lama-lama... Kamu tau sendirilah bagaimana sakitnya di duakan orang yg kita sayangi ". Mas adhi mulai menuang air juice ke gelas ku. "aduh, makasih mas. Biar putra tuang sendiri aja"
"oh, rupanya mbak vivi udah tau penyakit mas tono", batinku dlm hati. "mbak vivi sangat mencintai kakakmu. Yah, slh 1 buktinya ya diterimanya dg mudah kamu kerja di sini" lanjut mas adhi. "mbak vivi sll berharap kalau kakakmu bisa mencintainya dg tulus dan melupakan si jamal".
"hah, mas adhi kok tau mas jamal?" kagetku.
"ya kenal wong dia tuh dulunya pernah kerja di sini. Orangnya bebas, saking bebasnya dia menyukai seks sesama jenis. Hiiih... Ngeri" aku cuma mengerlitkan kening. "kita harus bantu mbak vivi kembali ke mas tono."
"mas adhi mau kan?"
"wah, ya setuja banget lah" seloroh mas adhi. "tp caranya gmn ya...
Akhirnya jam istirahat pun berakhir dan aku kembali disibukan dg pekerjaan. Walaupun sesekali mas adhi menyisipkan guyonan-2 segarnya di sela sela jam kerja.


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.