peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


god.of.pirates.peperonity.net

.·••·†·••·. ЬѓέЂ έЂţ .·••·†·••·.

~!~
~!~ ~!~ ~!~
~!~
§
§
§
~!~
~!~ ~!~ ~!~
<~~<o0)> ~!~ <(0o>~~>
~!~ ~!~ ~!~
~!~

2102 © ΠЇДŦРДÇ

G A N J A (Cannabis)
KLASIFIKASI ILMIAH
Kerajaan:
Plantae
Divisi:
Magnoliophyta
Kelas:
Magnoliopsida
Ordo:
Urticales
Famili:
Cannabaceae
Genus:
Cannabis
Spesies:
C. Sativa
Nama binomial:
Cannabis Sativa
Linnaeus
Subspecies:
C. Sativa L. subsp. Sativa
C. Sativa L. subsp. Indica

Ganja (Cannabis Sativa syn. Cannabis Indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan Zat Narkotika pada bijinya, Tetrahidrokanabinol (THC, Tetra-Hydro-Cannabinol) yg dpt membuat pemakainya mengalami Euforia (rasa senang yg berkepanjangan tanpa sebab). Tanaman Ganja biasanya dibuat menjadi rokok Mariyuana. Tanaman semusim ini tingginya dpt mencapai 2 M. Berdaun menjari dgn bunga jantan & betina ada di tanaman berbeda (berumah dua). Bunganya kecil-kecil dlm dompolan di ujung rantingnya. Ganja hanya bisa tumbuh di pegunungan Tropis dgn ketinggian di atas 1.000 M di atas permukaan laut. Ganja menjadi simbol budaya Kaum Hippies yg pernah populer di AS. Hal ini biasanya dilambangkan dgn daun Ganja yg bentuknya sangat khas. Selain itu Ganja & Opium jg didengung-dengungkan sbg simbol perlawanan terhadap arus Globalisme yg dipaksakan oleh negara Kapitalis terhadap negara-negara yg sedang berkembang. Sbg contoh, dulu di China ada yg namanya Perang Candu, negara maju seperti Inggris & "kucing-kucing nakal (Sekutu)" lainnya memerangi, merusak generasi muda China dgn Candu / Narkoba. Di India, sebagian Sadhu yg menyembah Dewa Shiva menggunakan produk Derivatif Ganja utk melakukan ritual penyembahan dgn cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam / Chillum & dgn meminum Bhang. Belum lagi kaum Rastafarian di Jamaika yg sangat mengagungkan Ganja & dpt mendekatkan diri dgn Tuhan karenanya.

KONTROVERSI
Di beberapa negara, tumbuhan ini tergolong Narkotika walau tdk pernah terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan & berbeda dgn obat-obatan terlarang jenis lain yg menggunakan bahan-bahan Sintetik / Semi Sintetik yg cenderung merusak sel-sel otak & sudah sangat jelas sekali bahayanya bagi manusia. Di antara pengguna Ganja, ada banyak beragam efek yg dihasilkan, terutama:
~ Euforia (rasa gembira) yg berlebihan serta hilangnya konsentrasi utk berpikir di antara para pengguna tertentu.

Efek negatifnya secara umum adalah pengguna akan:
~ Menjadi malas & otak akan lamban dlm berpikir.

Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tdk sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yg mendukung Medical Marijuana & Marijuana pada umumnya. Selain di klaim sbg pereda rasa sakit & pengobatan utk penyakit tertentu (termasuk Kanker), banyak jg pihak yg menyatakan adanya lonjakan kreativitas dlm berpikir serta dlm berkarya (terutama pada para Seniman, Musisi, Ahli Pikir, Pengamat dll).
Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreativitas), jg dipengaruhi oleh jenis Ganja yg digunakan. Salah satu jenis Ganja yg dianggap membantu kreativitas adalah hasil silangan modern "Cannabis Indica" yg berasal dari India dgn "Cannabis Sativa" yg berasal dari Barat. Jenis Ganja silangan inilah yg tumbuh di Indonesia. Efek yg dihasilkan jg beragam terhadap setiap individunya. Segolongan tertentu ada yg merasakan efek yg membuat mereka menjadi malas, sementara ada jg kelompok yg menjadi aktif, terutama dlm berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yg dihasilkan Metamphetamine). Ganja, hingga detik ini, tdk pernah terbukti sbg penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu / jaman dahulu dianggap sbg tanaman yg sangat luar biasa (Sakral), di mana hampir semua unsur yg ada padanya dpt dimanfaatkan utk berbagai macam keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang & berbeda dgn efek yg dihasilkan oleh obat-obatan terlarang & Alkohol, yg menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik & bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) hanya demi mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu (Synthetic / Semi Synthetic). Dlm penelitian ilmiah dgn metode Systematic Review yg membandingkan Efektifitas Ganja sbg Obat Antiemetic, didapatkan hasil Ganja memang efektif sbg obat Antiemetic apabila dibandingkan dgn:
~ Prochlorperazine.
~ Metoclopramide.
~ Chlorpromazine.
~ Thiethylperazine.
~ Haloperidol.
~ Domperidone / Alizapride.

Tetapi utk pengunaannya sangat dibatasi dosisnya, karena sejumlah pasien mengalami gejala efek Psikotropika dari Ganja yg sangat berbahaya seperti:
~ Pusing.
~ Depresi.
~ Halusinasi.
~ Paranoia.
~ Arterial Hypotension.

PEMANFAATAN
Tumbuhan Ganja telah dikenal manusia sejak lama & digunakan sbg bahan pembuat kantung karena serat yg dihasilkannya kuat. Biji Ganja jg digunakan sbg sumber minyak. Namun demikian, karena Ganja jg dikenal sbg sumber Narkotika & kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, maka orang-orang lebih banyak menanamnya utk hal ini & di banyak tempat sering disalahgunakan. Di sejumlah negara penanaman Ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman Ganja diperbolehkan utk kepentingan pemanfaatan Serat, Medikal & Terapi. Syaratnya adalah Varietas yg ditanam harus mengandung bahan Narkotika yg sangat rendah / tdk ada sama sekali. Sebelum ada larangan yg sangat ketat terhadap penanaman Ganja, di Indonesia (khususnya Aceh), daun Ganja menjadi komponen sayur mayur & umum disajikan utk kebutuhan sehari-hari. Bagi penggunanya, daun Ganja yg sudah kering kemudian dilinting, dibakar & dihisap seperti rokok pada umumnya namun ketika menghisap, asapnya tdk dikeluarkan lagi (ditelan) & bisa jg dihisap dgn alat khusus bertabung yg disebut Bong.

BUDIDAYA
Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara Tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dinginpun sudah mulai membudidayakannya dlm rumah kaca. Di Indonesia, Ganja dibudidayakan secara ilegal di Provinsi Aceh. Biasanya Ganja ditanam pada awal musim penghujan, kemudian menjelang musim kemarau sudah bisa dipanen hasilnya. Hasil panen Ganja berupa daun beriut ranting & bunga serta buahnya berupa biji-biji kecil. Campuran daun, ranting, bunga & buah yg telah dikeringkan inilah yg biasa dilinting menjadi rokok Mariyuana. Jika bunga betinanya diekstrak, akan dihasilkan Damar Pekat yg disebut Hashish. Ganja jg diolah utk minyak lampu & bahkan digunakan utk upacara keagamaan seperti memuja dewa & ritual kematian. Secara esensial, Ganja sendiri di sana dianggap tumbuhan liar biasa layaknya rumput yg tumbuh di mana saja karena tanahnya memang cocok. Hanya saja, Ganja tdk sembarang tumbuh di tanah yg tdk sesuai dgn kultur tanaman ini. Ganja memerlukan karakter tanah & faktor Geografis tertentu, seperti di China, Thailand & Aceh. Sementara di belahan bumi lainya seperti Eropa, Afrika & Amerika, Ganja jg dpt tumbuh, namun hasilnya tdk memuaskan, kecuali harus dgn sentuhan teknologi canggih & itu pun sangat sulit diaplikasikan. Istilah populer lain dari Ganja adalah Marijuana, yg berasal dari bahasa Portugis yaitu Mariguango yg berarti (barang yg memabukkan) & utk bahasa ilmiahnya disebut Cannabis. Istilah Ganja dipopulerkan oleh kaum Rastafari, kaum penganut Sekte Rasta di Jamaika yg berakar dari Yahudi & Mesir. Setalah bertahun-tahun & tumbuh menyebar hampir di seluruh Aceh, Ganja mulai dikonsumsi, terutama utk dijadikan "rokok" yg lambat laun mentradisi di Aceh. Bahkan jika ada masakan, dianggap belum sempurna apabila bumbunya tdk dicampur dgn biji Ganja. Tradisi ini memang sulit dihilangkan / diberantas lagi di sana.

PELAFALAN DALAM BAHASA LAIN
Sebutan lain:
~ Marijuana (bahasa Inggris).
~ Tampee (bahasa Inggris Jamaika).
~ Pot, Maui Wowie, Weed, Dope atau Green Stuff (slang bahasa Inggris).
~ Cimeng, Baks, Skab, Jame, Jankry, atau Gele (slang bahasa Indonesia).

S E J A R A H G A N J A
Berdasarkan tinjauan historis, tanaman Ganja pertama kali ditemukan di daratan China pada tahun 2737 SM. Masyarakat China Kuno telah mengenal & memanfaatkan Ganja dlm kehidupan sehari-hari sejak jaman batu. Masyarakat China menggunakan Ganja utk bahan tenun pakaian, obat-obatan & terapi penyembuhan / Herbal Sinshe seperti penyakit:
~ Rheumatik.
~ Sakit perut.
~ Beri-beri.
~ Malaria.

Referensi mengenai tanaman Ganja (Cannabis) tercatat dlm naskah China sejak awal tahun 2700 SM. Penjelajah Eropa pertama kali memperkenalkan Ganja ke dunia pada tahun 1545. Tanaman ini dianggap sangat bermanfaat oleh pemerintah Kolonial Jamestown awal tahun 1607 & mulai dibudidayakan. Di Virginia, petani akan di denda jika tdk mau menanam Ganja. Pada tahun 1617 Ganja mulai diperkenalkan ke Inggris. Dari abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20. Ganja dianggap sbg obat rumah tangga yg berguna utk mengobati penyakit seperti:
~ Sakit Kepala.
~ Kram Menstruasi.
~ Sakit Gigi.
Dari tahun 1913 s/d 1938 jenis Ganja yg lebih kuat dibudidayakan oleh perusahaan-perusahaan obat AS utk digunakan dlm produk obat mereka. Ganja jenis itu disebut Cannabis Americana. Sebelum tahun 1910, perdagangan Ganja & Hasish (bagian yg dihasilkan dari bunga) cukup terbatas. Namun, setelah Revolusi Meksiko, perdagangan obat-obatan lebih terbuka, ini mengakibatkan pertumbuhan & pengangkutan obat-obatan menjadi lebih mudah & lebih menguntungkan. Bisnis ini diperluas hingga mencapai pelabuhan New Orleans, di mana waktu itu Ganja dijual di pasar gelap utk penduduk lokal. Tdk lama kemudian tren penggunaan Ganja sbg obat menjadi populer. Ganja segera menjadi ...


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.