peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


emo couple
labirinoflove.peperonity.net

[Mantan Kekasih]

Menghabiskan Waktu Dengan Mantan, Tidak Sehat

TERKADANG setelah putus cinta, sulit rasanya untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain. Terlebih jika masih ada perasaan terhadap mantan pacar.

Tak ayal, banyak orang yang masih berharap untuk kembali bersama, salah satunya dengan mengajak untuk menghabiskan waktu bersama. Menurut Dr Pam Spurr, seorang pakar hubungan dan penulis Sex Academy, berpendapat ada beberapa alasan kita memilih untuk terus melihat mantan kekasih.

"Ada beberapa alasan utama wanita merasa terdorong untuk kembali ke mantan, mungkin yang paling umum adalah kesepian,” tuturnya, seperti dilansir dari Femalefirst.
“Mereka merasa tidak mudah menemukan untuk bertemu orang baru, maka itu bisa membuat mereka untuk menaksir mantannya lagi,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Spur mengatakan, kalau persaingan dengan teman bisa menjadi salah satu mereka masih terperangkap dengan perasaan itu.

“Mereka terkadang melihat ini adalah salah satu cara yang mudah untuk mendapatkan pacar, karena banyak orang yang harus bersaing dengan ini,” terangnya.

Lantas, sehatkah kondisi seperti itu?

”Bisa jadi itu tidak sehat secara emosional, karena mungkin Anda akan lebih patah hati lagi menerima kenyataan bahwa dia tidak berharap kembali sebenarnya,” katanya.

"Ketika salah satu dari Anda berharap untuk kembali sementara yang lain tidak, maka itu menyakitkan. Sebaiknya, pasangan perlu menghadapi kenyataan bahwa mereka berdua tidak memiliki satu pandangan yang sama,” ujarnya.

Lalu, bagaimana yang harus dilakukan agar terhindar untuk menghabiskan waktu dengan mantan kekasih?

Menurut Spurr, saran yang terbaik adalah tetap bersikap dingin dengan mantan. Tak hanya itu, berusaha tidak menuruti semua permintaan mantan untuk bertemu juga
menjadi salah satu cara yang ampuh untuk tidak terperangkap kembali bersamanya.

“Mungkin ini Anda akan menjadi super-stres pada awalnya, tapi berusahalah untuk melihatnya sebagai kesempatan untuk memperkuat bahwa Anda tidak mengharapkannya lagi,” tutupnya.


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.