peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


perjalanan.peperonity.net

Sebuah Perjalanan


Jumu'ah, 11 Syawal..


Bahagialah aku,
berada dalam mutiara hati
Hingga terlecut badai kehidupan
Bak ombak terhempas aku melesat
Rahasia lautan,
Ku ungkap dengan gelegar
Bak awan lunglai dipantai
Aku tertidur...
Lama aku mendengkur
Semerbak mawar membuatku terjaga
Kembali ku kumpulkan repihan jiwaku yang tlah pecah
Ku cari jiwa dilautan
Ku temukan batu karang disana
Dibawah buih
Bagiku terhampar sebuah samudera
Dalam kelamnya hati
Sepanjang lorong sempit
Aku meraba...
dan inilah misbah itu
Yang bertatahkan cahaya
Duhai, sebuah negeri kedamaian

>>)§(<<
Pencerahan:
Bila mawar mati,
hanya warna cahaya dan keindahannya yang lenyap.
Wanginya akan tetap tertinggal bersama arus angin timur yang mengelana.
Mawar tidak sirna meskipun tangkainya yang berdaun itu mati terkulai tak berdaya
-= Rahmadhania =-

Hikmah:
Manusia tak memperhatikan bahwa ia seperti seorang bayi di tangan Pengasuh. Kadang ia bahagia, kadang bersedih mengenai apa yang terjadi atas dirinya. Pengasuh itu kadangkala memarahi si anak, kadang kala menenangkan.
Kadang Ia menamparnya dan lain kali bersama dalam kesedihan. Orang yang dangkal, orang asing yang lewat, mungkin berpikir Pengasuh itu tak memperhatikan si anak. Bagaimana ia dapat mengetahui ini adalah cara dimana Pengasuh itu harus bertingkah laku?
-Imam Sumarqandi-


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.