peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


shine.luv.letter.peperonity.net

27 Juli...

:*::*::*::*::*::*::*::*::*::*:
Antara Aku, Engkau dan Ia

:*::*::*::*::*::*::*::*::*::*:

Oh masa,
engkau telah meningkatkan pikiranku
Dengan kata-katanya, ia telah mengangkatku
Pikiran ini bukan kepunyaanku
Sehingga engkaulah yang menjadi teman keberadaanku

Ia telah membuka pintu ruang lingkupku
Ia menunjukkan kepadaku bimbingan teramat berharga
Ketika ia membatasiku dari pikiran penuh angan-angan

Di setiap harum yang ia ucapkan
Dari setiap gerak yang aku rasakan
Ia adalah indah dari laku ku
Yang membimbing hitam ke abu-abu
Dan menjadikan abu-abu berubah putih
Ia semerbak cahaya binar hatiku
Membersihkan mutiara dari lumpur
Meluluhkan karang kepekatan kalbu

Dan dari setiap sentuhan yang ia buat
Telah membangunkanku sebuah mercusuar
Sebagai tanda batas seluruh lautan gelapku
Dan keberanjakkan ku menuju daratan penuh cahaya

Dan dari setiap nafas yg ia hela
Membimbingku menuju mahligai penuh bunga
Ia mengajariku huruf dari setiap kata
Yang membuatku mengerti makna hakiki
Dari setiap helai tarikkan nafas
Dari setiap langkah yang telah aku injakkan

Engkau telah membimbingku menuju ia
Dan kini ia menjauhkan pandangannya dariku
Sehingga menumbuhkan kaca disetiap kedipku
Ia terlalu larut dalam laranya sendiri
Tanpa ingin aku ikut berenang didalamnya
Dan berusaha mengangkatnya terbang ke angkasa

Engkau telah membiarkan semuanya mengalir
^Aku untuk diriku sendiri..
Dan ia untuk dirinya sendiri..^
Dulu engkau telah menutupi pandanganku
Dengan awan mendung keberadaanku
Dan kini engkau menutupi pandangannya
Dengan titik hitam keberadaannya
Tak kau biarkan diriku berdampingan dengannya
Dengan menyamarkan diriku menjadi ke^diri^annya
Dan memburamkan ia menjadi egoku

Ah.. aku mungkin telah telah terlalu larut dengan engkau
Dan ia pun mungkin telah terlalu lama mengalah kepadaku
Hingga ia terbosankan dengan keterkalahannya
Dan engkaupun membimbingnya menuju jurang kehancuran
Dengan membiarkan ^diri^nya menghancurkan
Seluruh benang merah pengikat antara aku dan ia

Ah.. mungkin itu hanya egoku saja
Yang mencari kambing hiam dengan menyalahkan engkau
Tanpa menyadari ^apa kesalahan -diri-ku atau -diri-nya^
Atau mungkin engkau tengah menyembunyikan rahasia dibalik ini semua
Karena biasanya,
engkau menyembunyikan indahnya mawar dibalik durinya yang tajam
Pun engkau menyembunyikan
pelangi dibalik awan hitam
Engkau selalu ukirkan makna terindah dari sebuah peristiwa

Ah.. aku terlalu terbuai oleh kemungkinan-kemungkinan
Hingga aku buta melihat kenyataan
Andai aku seperti ia
Akan ku tunjukan padanya bimbingan teramat berharga
Agar ia dapat kembali terbang seperti aku
Ah.. kembali aku dipenuhi angan-angan

Oh masa,
biarkanlah diriku
Kembali merasakan sentuhannya
Kembali menikmati belaian teduh matanya
Kembali meresapi sejuk hembusan katanya
Kembali terbakar oleh cintanya
Seperti telah engkau biarkan
Aku mengengenal seluruh yang ada pada dirinya

Namun engkau telah memberiku jalan
Jalan dari takdirku sendiri yang tak pernah aku sukai
Takdir yang membiarkan aku terjauh dari ia
Takdir yang memisahkan aku dari ia
Biarlah...
Biarlah aku nikmati ini semua
Engkau yang pernah membiarkan aku bahagia
Terbahagiakan oleh sentuhan, rengkuhan, bimbingan, kata-kata, cinta, sayang, kasih rindu...
Dan segala yang indah yang berasal dari ia

Kini kau biarkan aku dalam derita
Terlarakan, terjauhkan, terasingkan, tersendirikan...
Dari segala yang menginadahkan ku yangberasal dari ia
Biar...
biar ku nikmati itu semua
Walau tangis ku menyungai
Walau luka ku terperihkan
Namun aku tahu
dan aku percaya
Ada makna indah yang tengah engkau persiapkan
di balik itu semua

Semoga aku mengerti
Dan semoga ia pun mengerti
Karena aku sadari..
Purnamaku bersinar karena pantulan cahaya mentarinya
Dan kini, ketika kegelapan tengah mengitariku
Aku tak ingin kedua mataku terejam
Agar ketika nanti sang mentari kembali menyinariku
Aku tengah terbangun untuk menyambut indah sinarnya..

::*::
Semoga emgkau menjadikanku bagian terindah darisebuah kisah perjalanan hidupmu..
seperti sang ^mentari^ yang tak pernah engkau lupakan binarnya..
Selamat tinggal..
semoga takdir mempertemukan kita kembali pada jalan yang lebih baik dan penuh kebahagiaan..

^Percayalah pada dirimu karena disana terletak kekuatanmu^
Jangan pernah takut menatap ke depan
Karena tulisan takdir penuh dengan keajaiban
Mungkin seluruh harapan-harapan akan terwujudkan..

Jadi..
jalani saja lembar yang terjadi saat ini
Sampai kau temukan siapa dirimu..
Dan sampai kau ketahui bahwa engkau membutuhkan aku

:: Hatiku yang dipenuhi harapan ::

} Shafar 'Shine' {



This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.