peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


tahajud.sunyi.peperonity.net

*..."£enTerA akh!r"...* *..."ma£am"...*

"""|¡|"""

Sepi...
hening
dalam gelap dan
udara malam yang dingin
berhembus angin yang berbisik
suara_suara daun kering
berserak
dan
berguguran diatas tanah yang
berdebu
musim kemarau ini
belum
berlalu lama kulewati
masih
kujelang gamang dan malam_malam
dingin
dibawah taburan bintang_bintang
dilangit
yang angkuh dan beku

Malam ini
aku kembali beranjak
sendiri
meniti jalanan
ditepian kota kecil
bersama
deretan lentera_lentera
yang
menyala redup
dalam udara yang dingin membeke
setitik
cahaya lentera yang kecil
melawan gelap malam yang besar
menyingkapkan
sudut_sudut malam
kemudian membayang
sperti
sebuah lukisan romantik
kehidupan manusia
yang
sepi dan terasing
dalam bentang malam yang
gelap
kujelang lentera diakhir malam
berderet
sepanjang tepi jalanan kota ini

Pejalan yang kecil
dan
asing menyapamu
lewat
stapak demi stapak
langkah kaki yang beranjak sepi

lentera akhir malam
tetaplah
dalam kerlipmu yang kecil
agar
stiap pejalan yang melintasi
jalanan ini
kan mengingat kerlip kecilmu
melawan gelap yang besar
sperti
Kesetiaanmu
untuk
tidak menjadi bintang yang tinggi
dan
cahaya yang sombong
walau dalam gelap
dan
cahaya yang redup
pejalan ini harus terus melangkah
meski
dia tahu gelap gulita
akan
membayang kepada hidup
yang harus dilanjutkannya
pejalan ini beranjak
bukan hanya untuk
satu kisah setia
tapi,untuk terus mencari
ketulusan dan kecintaan
walaupun
dalam keremangan malam
atau dalam pagi yang masih sepi

lentera akhir malam
kutatap lagi dalam kerlip kecilmu
tersenyum dan berkata padaku
"wahai
sahabat kecil tetaplah
berjalan
mencintai takdirmu
teruslah mencintai hidup
walau
mungkin engkau akan terasing"

||
"anbs"


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.