peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Multimedia gallery


puratirtaempul - Newest pictures Animals/Nature
yulian07.peperonity.net

Tempayan retak

Tempayan Air yg Retak

Seorang tukang air punya dua tempayan yg besar, masing2 bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yg dibawanya menyilang pd bahunya. Satu dr tempayan itu retak, sedangkan yg satunya lg tidak retak. Tempayan yg tidak retak itu slalu dpt membawa air penuh stelah perjalanan panjang dr mata air ke rumahnya, namun tempayan yg retak itu hanya dpt membawa air stengah penuh. Selama 2 thn, hal ini terjadi tiap hari. Si tukang air hanya dpt membawa satu stengah tempayan air ke rumah. Tentu saja si tempayan yg tdk retak merasa bangga akan prestasinya, krn dpt menunaikan tugas dgn sempurna. Namun si tempayan retak yg malang itu merasa malu atas ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab dia hanya dpt memberikan stengah dr porsi yg seharusnya dpt diberikannya. Setelah 2 thn tertekan oleh kekurangannya, tempayan retak itu berkata pd si tukang air, "Aku sungguh malu pd diriku sendiri. Aku minta maaf pdmu". "Kenapa? Kenapa kau merasa malu?," tanya si tukang air. "Selama 2 thn ini, aku hanya mampu membawa stengah porsi air dr yg seharusnya bisa kubawa krn ada retakan pd sisiku, yg tlah membuat air yg kubawa bocor sepanjang jln menuju rumah. Krn cacatku ini, aku tlah membuatmu rugi," jawab tempayan retak itu. Si tukang air tersenyum, "Besok, aku ingin kau perhatikan sepanjang sisi jalan." Esoknya, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak baru menyadari ada bunga2 indah di sepanjang sisi jalan, membuatnya dikit terhibur. Namun pd perjalanan pulang, dia kembali sedih krn stengah air yg dibawanya tlah bocor. Dia minta maaf lg pd si tukang air. Si tukang air berkata pd tempayan retak itu, "Tanpa kau, sebagaimana kau ada dgn cacatmu, aku tdk akan dpt menghias rumahku seindah skrg. Lihatlah ada bunga2 di sepanjang jln di sisimu, tp tdk ada bunga di sepanjang sisi tempayan yg tdk retak. Itu krn aku slalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku menanam benih2 bunga di sepanjang jln di sisimu, tiap hari jika kita pulang dr mata air, kau yg mengairi benih2 itu. Slama 2 thn ini aku dpt memetik bunga2 indah itu utk menghias meja rumahku. Tanpa kau dgn cacatmu, aku tdk akan dpt menghias rumahku seindah skrg"


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.