peperonity.net
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


zedt08.peperonity.net

dukun 5

Vian pun berbaring di ranjang praktek ki Mupeng . Ki Mupeng pertama menyentuh kepalanya , dan merasakan ada getaran yang lain dalam tubuh Vian .

“ dik Vian , bisa buka bajunya …” pinta ki Mupeng . “ eh ..ah..baiklah ..” kata Vian lalu membuka kemejanya . “ gile montok banget nih… “ guman ki Mupeng dalam hati . Tangan ki Mupeng pun meraba perutnya , mencoba mendiagnosis , ada kesalahan apa di tubuh Vian . “ hmm , kayaknya sih normal aja , hmmm halus banget kulitnya….” ki Mupeng berguman dalam hatinya .

“ ki Mupeng bagaimana , apa ada yang salah..” tanya Vian . “ eh , wah saya belom bisa memastikan , coba deh kamu buka celana kamu …” kata ki Mupeng . “ eh ki , apa… apa..harus…” tanya Vian . “ lah iyah dong , yang sakit kan anunya “

Vian diam sebentar , sepertinya di berpikir , lalu Vian membuka juga kancing celana blue jeannya . Perlahan celana blue jeannya meninggalkan tubuhnya . Mata ki Mupeng semakin asik dengan pemandangan tubuh gadis cantik itu yang terbaring hanya dengan pakaian dalamnya .

Branya pink , begitu juga celana dalamnya yang pink . Dan t rdapat gambar hello kitty , tepat di atas selangkangan celana dalamnya dan terdapat tulisan , in case of emergency , tear here .

Melihat tubuh Vian terbaring dengan hanya mengenakan pakaian dalam , ki Mupeng tak kuasa menahan hasrat unutk segera memeriksa tubuh Vian secara menyeluruh . Tangannya pun mulai meraba sepayang gundukan di dada Vian . “ aihh..Ki koq periksa di remas remas sih..….” kata Vian sedikit protes . “ aduh , tenang dong , kali aja di situ bersemayam dedemit..” jawab ki Mupeng .

“ ssstttt diem , aku merasakan sesuatu …” kata ki Mupeng , lalu tangannya menyelinap di balik bra Vian , lalu menyentuh putting susunya . Dua jarinya memainkan putting susunya . “ ahhh..ki..aduh…ahh..koq gitu sih meriksa….” Vian protes . “ stt…wah , ada nih…” kata ki Mupeng .

“ ha… ada… maksudnya ada apanya… ki ..” tanya Vian . “ ada pentilnya maksud saya ..” jawab ki Mupeng .

Tangan ki Mupeng pun beralih , meraba perut Vian , merasakan halus dan lembut kulit gadis cantik itu . Tangannya pun terus turun hingga ke selangkangan celana dalamnya .
Jarinya menyentuh selangkangan celana dalam Vian , sambil mulutnya berkomat kamit , “ ahh…aki …ah….ngapain sih ki…” protes Vian lagi . “ ngapain ,… yah meriksa dong , kamu mau di obatin gak ? tanya ki Mupeng .
Vian akhirnya diam , dan ki Mupeng mulai lagi . Jarinya terus memainkan selangkangan celana dalam Vian . Mulai timbul bercak basahan si selangkangan celana dalamnya . “ ki… ah…. sa…ahh…ki….” desah Vian, yang mulai terangsang di periksa ki Mupeng .

“ wah Vian , saya masih gak jelas , sepertinya kamu harus buka bra , dan celana dalam kamu nih…” kata ki Mupeng . “ wah dalam nih urusan …” ujar Vian dalam hati .

Tapi karena udah kepalang “ basah “ , mau tak mau Vian menurut . Dengan wajah merah merona karena malu , tangannya melepas kait branya , lalu perlahan dia membuka celana dalamnya . Ki Mupeng menelen liurnya , menatap tubuh pasiennya yang cantik dan sexy ini .

Tangan ki Mupeng pun segera meraba raba buah dada montok Vian , jari ki mupeng juga memainkan putting susunya yang kecil dan berwarna agak pinky gitu . Vian mendesah , kali ini dia tak banyak protes , karena sudah kepalang basah .

Tangan ki mupeng yang lain bergerliya ke bawah , perutnya di elus elus , lalu langsung mengarah ke bukit vagina Vian yang burang ( bulu jarang ) . Tanpa di suruh , Vian merengangkan ke dua belah kakinya , dan tentu saja , tak di sia sia kan ki Mupeng . Yang langsung meraba vagina Vian .

“ wah , udah banjir nih…” guman ki Mupeng dalam hati . Lalu jarinya memainkan klitorisnya . “ aghh… ah.. ki….ah…. “ erang Vian . “ rupanya ilmu rogotete puterpentil gua udah hampir sempurna nih…” guman ki Mupeng dalam hati .

Jari jari ki Mupeng yang berilmu itu memang dasyat , tubuh Vian di buat terus mengelijing gak karuan , dan mulut Vian terus mendesah desah kenikmatan . “ aduh..ki ..saya gak tahan , ini seperti di mimpi … oh..ki. .. itunya…ah…itunya…gatel banget ki…” ceracau Vian tanpa malu malu lagi .

Klitoris Vian yang imut semakin membengkak karena menahan birahi yang hampir menuju ke puncak itu . Jari sakti ki Mupeng terus memainkan klitorisnya . Lendir terus mengalir , sampai jauh … , membasahi liang vagina Vian .

“ aduh… aki…. aduh… ampun ..gak tahan ..gatel banget ……” erang Vian , yang tiba tiba tubuhnya mengejang , lalu mengejet …. “ aaahh…. aki……. “ .


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.